Berita
PEMAHAMAN BUDAYA TIONGKOK DAN KEMAMPUAN BERBAHASA MANDARIN BUKA SEJUMLAH PELUANG DI SEKTOR PARIWISATA


Print


"PEMAHAMAN BUDAYA TIONGKOK DAN KEMAMPUAN BERBAHASA MANDARIN BUKA SEJUMLAH PELUANG DI SEKTOR PARIWISATA." Demikian yg disampaikan Kadisparbud Prov.Jabar, Dedi Taufik saat memberikan kuliah umum dg tema TIONGKOK DAN PARIWISATA INDONESIA, kepada para mahasiswa dari Program Studi Sinologi, Fakultas Ilmu Budaya, UNPAD, di Kampus Jatinangor, Kamis, 19 September 2019.

Mahasiswa sangat antusias mendengarkan materi yg disampaikan terlebih lagi saat Kadisparbud Jabar ini mulai membagikan sejumlah hadiah kepada mahasiswa sambil menyerukan tagline pariwisata Indonesia dan pariwisata Jabar, yaitu "wonderful" dan "smiling".

Dedi menegaskan bahwa pemahaman akan budaya menjadi kunci bagi mereka yg ingin menguasai pasar, khususnya di sektor pariwisata. Terlebih lagi penguasaan bahasa asing memegang faktor penting dalam membuka sejumlah peluang yg akan berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi suatu daerah.

Dedi mengajak para mahasiswa untuk terus menambah wawasan dan kompetensinya agar mampu berperan aktif sebagai "agent of change" bagi kemajuan bangsa(Fy_69).
Sumber : https://www.instagram.com/p/B2mMWZSB2ks/



   

Berita Lainnya

DUKUNGAN TERHADAP ASOSIASI PARIWISATA DAN STAKEHOLDER LAINNYA ADALAH SALAH SATU BENTUK KOMITMEN PEMPROV JABAR DALAM WUJUDKAN JABAR SEBAGAI PROVINSI PARIWISATA
BANDUNG SILAT CHAMPIONSHIP 2020
KOORDINASI DAN JALINAN KEMITRAAN JADI KUNCI KEBERHASILAN MANAJEMEN KRISIS KEPARIWISATAAN (MKK) JABAR
WEST JAVA TOURISM SUMMIT SIAP DIGELAR DI TAHUN 2020
AWALI GIAT DI TAHUN 2020, KADISPARBUD PROV.JABAR AJAK SELURUH ASN DAN MITRA KERJA UNTUK TINGKATKAN KENYAMANAN DI DESTINASI WISATA, DIMULAI DENGAN GERAKAN KEBERSIHAN DI SEPUTAR KAWASAN MONUMEN PERJUANGAN JAWA BARAT.


Kembali Ke Index Berita