Berita
Kawih Mang Koko, Melegenda dan Menginspirasi




BANDUNG,(PRLM).- Mang Koko (Koko Koswara) bukan hanya seorang seniman kawih maupun karawitan Sunda yang jenius tetapi juga mampu merekam dan meramal zaman. Kawih-kawihnya bukan hanya melegenda tetapi juga mampu menginspirasi kawih dan seni karawitan Sunda masa kini.

“Ada banyak kawih karya Mang Koko cukup melegenda dan dapat meramal peristiwa, semisal ‘Batminton’ dan ‘Batik’. Saat kawih ‘Batminton’ dibuat belum ada Rudi Hartono yang mendunia, begitupun dengan kawih ‘Batik’, yang kini terbukti diakui dunia internasional,” ujar Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat, Drs. Nunung Sobari, dalam sambutannya pada pegelaran “Kawih Mang Kokoan Palantara Ganda Mekar” di Auditorium Padepokan Seni Mayang Sunda, Jalan Peta 209 Bandung, Jumat (28/6/2013) malam.

Pergelaran yang diselenggarakan UPT Padepokan Seni Mayang Sunda dan Yayasan Cangkurileung serta Ganda Mekar, menampilkan kawih-kawih karya Mang Koko yang dibawakan sejumlah juri kawih. Di antaranya “Salam Manis” yang dilantunkan Ida Rosida (putri Mang Koko) dan Ujang Supriatna, “Angin Talatah” (Neneng Dinar), “Leungiteun” (Sony Riza Widyagiri), “Bulan Bandung Panineungan” (Rita Tila) dan belasan kawih lainnya. (A-87/A-147)***

Sumber : http://www.pikiran-rakyat.com/node/240736



   

Berita Lainnya

Pegelaran Revolusi Musik Bambu
Curug Bojong, Niagara Versi Kecil di Pangandaran
Gua Pawon, Pesona Eksotis Gua Purba
SDN Malabar 4, Sekolah Peninggalan Bosscha
Gua Sinjang Lawang di Pangandaran Lebih Eksotis dari Green Canyon


Kembali Ke Index Berita