Berita
Pelatihan Kompor Sakti Untuk Pengusaha Kuliner


Print


Kehadiran Kompor Sakti dalam bidang kuliner tentunya sangat berdampak besar terhadap perekonomian khususnya perkembangan usaha bidang kuliner (restoran/rumah makan), yang mana pengusaha bidang kuliner masih menggunakan gas elpiji dalam hal pengolahan makanannya. Masyarakat yang masih memiliki ketergantungan terhadap gas elpiji tentunya akan merasa terbebani dengan harga elpiji yang semakin hari semakin meningkat, yang berdampak terhadap harga makanan yang akan dijual.

“Oleh karena itu, dengan hadirnya Kompor Sakti ini, maka diharapkan akan membantu meringankan beban yang ditanggung oleh masyarakat khususnya pengelola/pengusaha bidang kuliner dalam hal ini pengusaha restoran/rumah makan,” ujar Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat Drs. Nunung Sobari MM, dalam acara Kegiatan Inovasi Kreatif Dalam Rangka Menunjang Wirausaha Baru (Pelatihan Kompor Sakti), Hotel Puri Katulistiwa, Jatinangor, Kab. Sumedang, 27-28 November 2014.

Menurutnya, pemanfaatan teknologi sederhana seperti Kompor Sakti ini tentunya harus disikapi dengan positif. Keterbatasan jumlah gas elpiji yang terjadi di masyarakat, dapat ditanggulangi dengan penggunaan teknologi yang sederhana, yakni dengan memberikan fasilitasi pelatihan Kompor Sakti kepada pengelola Bidang Kuliner di Jawa Barat.

Kepala Balai Pengembangan Kemitraan, Pelatihan Tenaga Kepariwisataan Dan Kebudayaan, Drs. Rusyandi, M,Si menjelaskan tujuan diselenggarakan memberikan pengetahuan, pemahaman, kemampuan, motivasi, inovasi dan kreatifitas yang tinggi dalam penerapan keterampilan “wirausaha baru” agar dapat tercapai target-target yang diharapkan sekaligus mengenalkan mengefisiensikan penggunaan energi yang lebih ramah pada lingkungan. Serta mengefektifkan para peserta Pelatihan Kompor Sakti agar lebih memiliki rasa kebersamaan yang harmonis dalam menjunjung nilai-nilai kreatifitas dalam pengembangan “Wira Usaha Baru” khususnya di sektor kepariwisataan (Bidang Kuliner) di Jawa Barat.

Peserta, kegiatan Inovasi Kreatif Dalam Rangka Menunjang Wirausaha Baru pelatihan Kompor Sakti ini diikuti oleh 30 (tiga puluh) orang peserta, yang seluruhnya merupakan pengusaha/pengelola dalam bidang kuliner yang terdapat di Jawa Barat. Materi yang disampaikan dalam pelatihan ini adalah teori tentang penerapan untuk menciptakan Kompor Sakti serta praktek langsung penggunaan Kompor Sakti yang dapat digunakan dalam bidang kuliner tanpa harusmenggunakan bantuan Gas maupun minyak tanah. (SG)***



   

Berita Lainnya

FESTIVAL GONG RENTENG SE JAWA BARAT
FESTIVAL HELARAN 2019 BAKAL DIGELAR KAB. BANDUNG BARAT
FESTIVAL SENI DAN BUDAYA ISLAM KAB.SUBANG
PAGELARAN SENI DEGUNG TEATER TERTUTUP TAMAN BUDAYA DAGO TEA HOUSE
FESTIVAL JATINANGOR 2019


Kembali Ke Index Berita