Berita
Pusat Kebudayaan Akan Dibangun di Cikamuning dan Padalarang


Print


Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Jawa Barat mulai merancang pembangunan pusat kebudayaan di bukaan Tol Cikamuning dan Padalarang. Bappeda sendiri sudah mulai bernegosiasi dengan warga untuk pengosongan lahan.

"Saat ini di Tol Cikamuning sedang proses pembebasan lahan seluas 30 ha dan di Padalarang sekitar 100 ha," jelas Kepala Bappeda Jabar, Deny Juanda kepada wartawan di Gedung Bappeda Jabar, Kamis (5/2/2015).

Pusat kebudayaan di Tol Cikamuning, rencananya akan dibangun di KM 16 ke arah Jakarta. Pusat kebudayaan bertaraf internasional ini juga akan bergabung dengan kampus Institut Seni dan Budaya Indonesia (ISBI).

"Disitu sedang proses pembebasan lahan seluas 30 hektar, kira-kira 10 hektar digunakan untuk ISBI, dulu namanya Sekolah Tinggi Seni Indonesia (STSI), yang 20 hektar lagi untuk gedung kebudayaan bertaraf internasional," ujar Deny.

Sedangkan untuk pembangunan pusat budaya di Padalarang, Bappeda masih dalam tahap minta ijin kepada warga untuk membangun teater terbuka. Deny mengatakan ada tahapan yang harus dilalui untuk merealisasikan pembangunan pusat budaya ini.

"Jadi ada 13 tahap sebelum akhirnyaa kita dapat membangun. Saat ini kita masih dalam tahap meminta ijin kepada warga," ujarnya.

Deny juga mengatakan, saat ini Bappeda Jabar sudah menganggarkan biaya untuk pembangunan pusat budaya ini. Hanya saja pihaknya baru meminta anggaran untuk sosialisasi kepada masyarakat sebelum mencairkan dana untuk pembangunan.

"Jadi kita memang menganggarkan, hanya saja kita meminta biaya untuk sosialisasi dahulu supaya tidak mengabiskan uang yang belum tentu dapat digunakan, karena masih tahap perencanaan ya. Untuk membangun seperti ini kan butuh 13 tahap," ujarnya

Sedangkan kesulitan terbesar untuk merealisasikan pembangunaan gedung kebudayaan ini lanjut dia, adalah proses perijinan dan kesepakatan dengan masyarakat sekitar. Menurutnya, banyak pembangunan yang terpentok pada permasalahan yang sama.

"Banyak yang bermasalah di tahap perundingan ini. Misalnya pembangunan bandara, itu juga bahkan ada yang tidak jadi membangun. Kita juga masih dalam tahap ini," ujarnya.

Untuk progres kedepaannya, pusat kebudayaan ini juga rencananya akan digunakan sebagai laboratorium untuk praktik mahasiswa. "Jadi nanti mahasiswa itu akan latihan di sini," ujar Deny.

Agus Hermawan
Sumber : http://www.galamedianews.com/bandung-raya/9016/pusat-kebudayaan-akan-dibangun-di-cikamuning-dan-padalarang.html



   

Berita Lainnya

KERJASAMA SEMUA PIHAK SANGAT PENTING DALAM PELAKSANAAN ADAPTASI KEBIASAAN BARU KHUSUSNYA DALAM PENGELOLAAN DESTINASI WISATA
UAT KAMU YG BUKAN JURUSAN SEJARAH TAPI SUKA BANGET NULIS SEJARAH, YUK IKUTAN BIMTEK ONLINE!
MENYIKAPI ADAPTASI KEBIASAAN BARU (AKB), TINGKATKAN PROTOKOL KESEHATAN DI SEMUA WILAYAH UNTUK MENCEGAH PENYEBARAN COVID-19
Selamat Hari Lahir Pancasila
SIMAK INFO PROGRAM.TRIPLE UNTUNG BUAT KITA, PARA WAJIB PAJAK


Kembali Ke Index Berita