Berita
Pembukaan PON Jabar Bakal Berteknologi Tinggi


Print


Bandung - Acara pembukaan atau opening Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX di Jawa Barat pada 2016 akan berlangsung meriah dengan dukungan peralatan teknologi tinggi dan dipadukan dengan keberagaman seni dan budaya Jabar.

Wakil Gubernur Jabar Deddy Mizwar mengatakan, pihaknya sedang melakukan pembahasan upacara pembukaan PON yang diharapkan berlangsung lebih meriah dari pagelaran sebelumnya.

"Opening PON Jabar harus lebih fenomenal, dengan menggunakan teknologi tinggi," ujarnya kepada wartawan, Selasa (10/2/2015).

Dia menilai, penggunaan teknologi tinggi sangat memungkinkan mengingat Jabar memiliki Kota Bandung sebagai pusat pengembangan teknologi nasional. Di Bandung, berdiri sejumlah industri kebanggaan nasional seperti PT Pindad (alutsista), PTDI (pesawat), dan lain-lain. Terdapat pula sejumlah perguruan tinggi ternama seperti ITB dan Unpad.

"Teknologi tinggi tersebut meliputi lighting, sound, dan lainnya," kata Deddy.

Dia menjelaskan, dukungan teknologi tinggi ini akan bersinergi dengan penampilan nilai-nilai lokal khas Jabar yang sangat beragam. Namun nilai lokal tersebut juga harus punya cita rasa internasional.

"Bicara soal panggung itu bicara soal komposisi," paparnya.

Menurutnya, acara pembukaan yang meriah punya arti penting karena menjadi jendela atau etalase sebuah penyelenggaraan.

Melihat kondisi tersebut, seluruh pihak harus dilibatkan untuk merumuskan acara pembukaan yang terbaik. Masukan diharapkan datang dari tokoh maupun institusi.

"Pesiapan upacara pembukaan ini telah dirumuskan dua tahun sebelum pagelaran PON," ucapnya.

Deddy berharap dengan acara pembukaan yang spektakuler akan mendorong semangat para atlet untuk meraih prestasi terbaik.

Bahkan, dia bermimpi para atlet di ajang PON kali ini dapat memecahkan rekor dunia. Hal ini dinilai realistis.

"Kalau mau mimpi itu jangan tanggung-tanggung. Target harus yang paling tinggi, pecahkan rekor dunia," bebernya.

Sementara itu, Konsultan/Tim Kreatif PB PON, Aat Suratin mengatakan, penggunaan teknologi tinggi sangat dibutuhkan, dengan menggunakan teknologi suara maupun visual.

Acara pembukaan yang akan digelar di Stadion Bandung Lautan Api ini juga akan melibatkan sekitar 10.000 orang, 2.500 orang di antaranya sebagai pelaku gerak.

Pihaknya berencana menampilkan tari Rampak Kendang sebagai seni dan budaya khas Jabar. Hal ini berkaca dari acara pembukaan Olimpiade Beijing yang menampilkan 2.000 perkusi.

"Rampak Kendang bisa ditampilkan bersama Jaipong atau tari Topeng, atau tarian lainnya. Pasti dahsyat," pungkasnya. [hus]

Sumber : http://www.inilahkoran.com/read/detail/2177787/pembukaan-pon-jabar-bakal-berteknologi-tinggi



   

Berita Lainnya

BANDUNG CALENDAR OF EVENT 2020
GUBERNUR JABAR RAIH PENGHARGAAN SEBAGAI INSPIRATIONAL LEADER SE ASIA PASIFIK 2019
SITUS SAURIP KIDUL
BERWISATA KE KUNINGAN PASTINYA AKAN MEMBAWA KENANGAN
MARI RAMAIKAN BANCEUY FESTIVAL 19 OKTOBER 2019


Kembali Ke Index Berita