Berita
Habiskan Akhir Pekan di Tebing Instagram


Print


Belakangan ini, masyarakat diramaikan dengan salah satu objek wisata yang terbilang baru. Terletak di Kawasan Bandung Utara (KBU), tepatnya di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Ir. Djuanda. Tebing ini masuk ke dalam area di Kampung Cihargem Puncak, Desa Ciburial, Kabupaten Bandung.

Objek wisata itu berbentuk sebuah gundukan tanah yang menonjol di atas daerah alisan sungai (DAS) Cikapundung. Saking tingginya, gundukkan tersebut oleh masyarakat setempat, bahkan orang yang pernah mengunjunginya disebut tebing Karaton. Disebut demikian, karena di puncak gundukan tanah ini kita akan melihat pemandangan alam luas dengan banyak tebing ngalungkawing mirip dinding keraton.

Tebing yang memiliki keindahan ini, sering juga dijuluki sebagai "Tebing Instagram" oleh para nitizen. Disebut demikian, karena saking tenarnya tebing Karaton ini nongol di Instagram. Selain menyuguhkan pemandangan yang indah, pengunjung dapat menghirup udara segar perbukitan. Pilihan yang pas untuk menyepi dari rutinitas.

Untuk mencapai Tebing Karaton tidak lah sulit. Dari pintu gerbang Tahura Ir. H. Juanda, pengunjung hanya perlu mengikuti jalan lurus sepanjang sekitar 500 meter, hingga menemukan papan penanda jalan menuju Tebing Keraton. Deretan rumah mewah mengapit jalan sepanjang 8 kilometer menuju Tebing Karaton.

Meski penunjuk jalan relatif lengkap, jalan menuju tebing butuh perjuangan. Jalan yang menanjak dan rusak, membuat pengendara mobil ataupun motor harus sangat berhati-hati.

Setelah perjalanan tersebut, pengunjung pun tiba di warung bandrek atau yang biasa disebut Warban. Di lokasi itu ada segerombolan tukang ojek yang telah menunggu, untuk membawa wisatawan menuju pintu masuk Tebing Keraton, yang berjarak 2 kilometer.

Dengan tarif ojek Rp 35-50 ribu sekali jalan, tukang ojek akan mengantarkan ke lokasi yang dituju. Jalanan yang semakin curam dan rusak, membuat ojek lebih menjadi pilihan karena para tukang ojek lebih menguasai medan.

Untuk masuk ke kawasan Tebing Karaton, Anda akan dipungut tiket masuk Rp 11 ribu. Kemudian Anda harus berjalan jalan setapak, sebelum akhirnya pemandangan hijaunya perbukitan tersaji di hadapan mata. Deretan pohon pinus diselimuti kabut saat saya sampai. Cahaya matahari membuat pepohonan berwarna keemasan dengan pegunungan memanjang sebagai latarnya.

Para wisatawan biasanya datang pada pagi hari dan sore hari. Karena menikmati matahari terbit dan terbenam dari sini tak hanya indah, tapi juga romantis. Sayang, waktu kunjungan ke Tebing Keraton dibatasi hanya sampai pukul 18.00 karena minimnya penerangan yang ada. Padahal, terbayang indahnya pemandangan kota Bandung dari atas.
Sumber : http://www.galamedianews.com/wisata/14273/habiskan-akhir-pekan-di-tebing-instagram.html



   

Berita Lainnya

Laporan Mingguan Divisi Satuan Tugas Pemulihan dan Transformasi Ekonomi Daerah Provinsi Jawa Barat
Rapat Koordinasi Divisi Pariwisata, Telekomunikasi dan Tranportasi
Kadisparbud Jabar Menerima Kanditat Putri Pariwisata Nasional
Kolaborasi Program Gerakan Penanaman 50 Juta Pohon
Bekerja sama Membangun Bangsa, Berkarya Kreatif di Masa Pandemi


Kembali Ke Index Berita