Berita
Berkembang Tahun 1870 untuk Sebarkan Islam Kesenian Manorek Kembali Dihidupkan


Print


BANJARSARI, (PRLM).- Balai Pengelolaan Taman Budaya Jawa Barat (BPTB Jabar) melakukan revitalisasi terhadap kesenian tradisional Manorek asal Desa Purwasari, Kec, Banjarsari Kab. Ciamis.

Kesenian yang berkembang sejak tahun 1870 sebagi sarana penyebaran agama Islam di pesisir selatan Jawa Barat tengah mengalami kepunahan akibat para pelaku yang semakin tua dan jarang ditampilkan.

Kepala Seksi Pengembangan BPTB Jabar, Iwan Gunawan S,Sn. M.M., mengungkapkan, dilaksanakannya program revitalisasi terhadap kesenian Manorek Desa Purwasari karena sejumlah alasan. “Selain revitalisasi kesenian tradisional menjadi program adalah BPTB Jabar yang sudah diakui secara nasional, hal yang menjadi pertimbangan kami adalah kesenian Manorek Sindangsari kini kondisinya terancam punah, karena para pelaku seninya sudah pada tua dan generasi penerus hanya beberapa orang saja,” ujar Iwan, di sela-sela kegiatan latihan grup kesenian Manorek atau Manoreh Sinar Rahayu di Kamp. Purwasari, Desa Purwasari, Kec. Banjarsari, Sabtu (21/3/2015).

Selain itu, program revitalisasi kesenian tradisional Manorek Sindangsari yang juga melibatkan Pusat Penelitian Masyarakat Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung (dulu STSI), memiliki banyak keunikan. “Seperti kebanyakan kesenian perbatasan di Jawa Barat, kesenian Manorek Desa Sindangsari juga memiliki banyak keunikan, selain bahasa yang dipergunakan berupa bahasa Indonesia, Jawa, dan Sunda lemes (halus), juga pada gamelan pengiring dan gerak tarian,” ujar Iwan.

Seperti sejumlah kesenian tradisional lainnya yang sudah dilaksanakan program rekonstruksi, revitalisasi dan pewarisan, menurut Iwan, diharapkan kesenian Manorek atau Manoreh kembali bisa diterima masyarakat. “Karena dalam kegiatan program rekonstruksi, revitalisasi dan pewarisan kesenian tradisional, tidak hanya mengangkat kembali, tapi juga mengemas dengan kondisi kekinian tanpa keluar pakem agar dapat diterima masyarakat,” ujar Iwan. (retno heriyanto/A-88)***

Sumber : http://www.pikiran-rakyat.com/node/320694



   

Berita Lainnya

Laporan Mingguan Divisi Satuan Tugas Pemulihan dan Transformasi Ekonomi Daerah Provinsi Jawa Barat
Rapat Koordinasi Divisi Pariwisata, Telekomunikasi dan Tranportasi
Kadisparbud Jabar Menerima Kanditat Putri Pariwisata Nasional
Kolaborasi Program Gerakan Penanaman 50 Juta Pohon
Bekerja sama Membangun Bangsa, Berkarya Kreatif di Masa Pandemi


Kembali Ke Index Berita