Berita
Mencari Ketenangan Disaat Sumpek ke Situ Bagendit Aja


Print


Membahas objek wisata di Kabupaten Garut sepertinya tidak akan ada habisnya. Salah satu objek wisata yang banyak dikunjungi adalah Situ Bagendit.

Situ Bagendit merupakan danau alami yang dikelilingi persawahan dan perkampungan penduduk dengan latar panorama alam pegunungan di belakangnya, seperti Gunung Guntur, Cikuray, dan Papandayan yang indah.

Menurut cerita masyarakat sekitar, Situ Bagendit berasal dari sebuah legenda yang menceritakan sebuah rombongan Ronggeng Baged dan Nyi Endit yang tenggelam, yang kemudian oleh masyarakat sekitar, situ tersebut dinamakan Situ Bagendit.

Suasana yang masih alam dan asri menjadikan objek wisata ini dijadikan andalan oleh pemerintah Kabupaten Garut. Walaupun ada sebagian pantainya yang sudah berubah menjadi perkebunan dan persawahan masyarakat setempat.

Banyak aktivitas wisata yang bisa dilakukan di area situ bagendit ini, seperti : berlayar ketengah situ dengan menggunakan rakit bambu, bermain sepeda air, canoe, memancing, jet ski dan aktivitas air lainnya.

Setiap tahunnya, Pemda Kabupaten Garut selalu menggelar festival Bagendit yang berisi tampilan berbagai kesenian daerah seperti lais, Debus, Hadro dan lomba berbagai kegiatan wisata air sebagai upaya dalam menarik wisatawan datang ke daerah ini.

Kawasan wisata Situ Bagendit sangat tepat bagi anda yang merencanakan liburan bersama keluarga. Suasana pemandangan situ yang indah, berbagai kelengkapan fasilitas umum dan kemudahan-kemudahan layanan wisata menjadikan tempat ini memang sangat cocok untuk wisata anda bersama keluarga tercinta.

Sebenarnya Situ Bagendit sudah dikenal sebagai tempat wisata semenjak zaman kolonial Belanda. Kala itu, tak hanya wisatawan lokal yang berkunjung, turis mancanegara juga kerap datang mengunjungi Situ Bagendit. Hal itu ditandai dengan didirikannya sebuah hotel lengkap dengan fasilitasnya pada tahun 1920.

Akibat Perang Dunia II, kawasan wisata Situ Bagendit hancur, sehingga telaga ini terbengkalai selama beberapa tahun. Hotel yang sempat berdiri pun hanya tersisa puing-puingnya saja.

Pada tahun 1980-an pihak pemerintah kembali melirik kawasan ini untuk dijadikan objek wisata, sehingga dimulailah upaya pembenahan. Telaga seluas 125 hektar ini kemudian dibersihkan dari eceng gondok dan tumbuhan liar. Berbagai fasilitas ditambahkan serta kegiatan wisata dihidupkan.

Situ Bagendit cocok bagi Anda yang ingin menghabiskan liburan bersama anggota keluarga. Selain pemandangan yang indah dan beragamnya aktivitas yang dapat dilakukan, tempat ini memiliki kelengkapan fasilitas umum dan kemudahan layanan wisata.

Jalannya yang mulus dan terhitung dekat dengan pusat Kota Garut lewat kecamatan Leles terus ke Banyuresmi, menjadi salah satu keunggulan Situ Bagendit dibandingkan dengan obyek wisata alam lainnya. Telaga alami ini dikelilingi persawahan dan perkampungan penduduk dengan latar belakang gunung menjulang tinggi berselimutkan awan tipis. Pemandangan yang indah sekaligus memanjakan matadapat
menjadi obyek bidikan kamera yang sempurna.

Di kejauhan tampak beberapa rakit bambu dengan atap warna-warni penuh dengan wisatawan yang sedang mengitari telaga. Jika Anda tertarik, Anda dapat menyewanya dan bergegas memulai petualangan mengarungi telaga. Tak hanya rakit bambu, di Situ Bagendit juga tersedia jasa penyewaan becak air berbentuk angsa, perahu kecil, serta kano. Anda tinggal memilih apa yang menurut Anda nyaman dan aman untuk dinaiki.

Selain mengarungi telaga, ada sejumlah kegiatan yang dapat Anda lakukan di tempat ini. Salah satunya adalah memancing. Sembari menunggu umpan termakan oleh ikan, Anda dapat menggelar tikar di bawah rindangnya pepohonan dan bercengkerama bersama sanak keluarga. Anda juga dapat mengajak anak-anak Anda untuk naik kereta mini. Tentu saja ini akan
menjadi aktivitas yang menyenangkan bagi anak-anak Anda.

Kiki Kurnia
Sumber : http://www.galamedianews.com/wisata/21384/mencari-ketenangan-disaat-sumpek-ke-situ-bagendit-aja.html



   

Berita Lainnya

PEMKAB BANDUNG BARAT GELAR BERAGAM ATRAKSI DALAM PERINGATAN HARI JADI KE 12
Seni "CARULUNG" dari Kab. Purwakarta
FESTIVAL KOTA ANGIN MAJALENGKA
PEMPROV. JABAR ANGKAT POTENSI SUMBER DAYA AIR JADI PARIWISATA UNGGULAN
Festival Keanekaragaman Makanan Berbahan Baku Lokal atau Ethnic Food


Kembali Ke Index Berita