Berita
Sektor Pariwisata Paling Siap Hadapi MEA


Print


JAKARTA, (PRLM).- Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) merupakan sebuah kesepakatan antar 10 negara ASEAN untuk membuka aliran barang, jasa, investasi antar negara, tidak terkecuali pariwisata.

‘’Ketika menghadapi MEA itu, sebenarnya kami dari pariwisata cukup optimistis. Menurut Badan Nasional Sertifikasi Profesi, sektor yang paling siap adalah, alhamdullilah, sektor pariwisata,’’ ujar Ketua Badan Pengembangan Sumber Daya Pariwisata Kemenpar I Gede Pitana pada seminar sehari di Garuda City Bandara Soetta Tangerang, Banten, Senin (11/5/2015).

Menurut Pitana, ada 11 sektor yang akan terkena dampak dalam implementasi MEA, antara lain terdiri dari 7 sektor barang dan industri, serta 5 sektor jasa. Pariwisata yang masuk dalam sektor jasa dinilai telah cukup siap untuk terlibat dalam MEA. ‘’Sekarang pasar domestik kita itu adalah 250 juta jiwa, maka nantinya mulai 1 januari 2016, pasar domestik kita berjumlah 600 juta jiwa, kita nggak lagi Sabang sampai Merauke, tetapi Asean yang 10 negara itu,’’ ujar Pitana.

Dengan dimulainya MEA tahun depan, arus barang hingga tenaga kerja lintas batas antar negara Asean akan makin gencar. Dalam bidang pariwisata, pihak Kemenpar pun akan segera melakukan sertifikasi tenaga kerja Indonesia, khususnya di bidang seperti hotel dan restoran. ‘’Tenaga kerja pariwisata wajib disertifikasi, di samping undang-undang, bagaimana agar tenaga kerja kita itu diakui dalam persaingan di tingkat ASEAN,’’ ujarnya.

Kemenpar tentunya ingin agar para pelaku pariwisata di Indonesia dapat lebih siap untuk bersaing di lingkup ASEAN. Dengan sertifikasi diharap agar nilai tenaga kerja sector pariwisata dapat naik dan lebih dihargai, baik di dalam maupun di luar negeri. ‘’Sebaliknya, kami inginnya mengekspor tenaga kerja sebanyak-banyaknya,’’ tambah Pitana. (Munady/A-147)***

Sumber : http://www.pikiran-rakyat.com/wisata/2015/05/11/326817/sektor-pariwisata-paling-siap-hadapi-mea



   

Berita Lainnya

BANDUNG KETUK TILU
DISPARBUD JABAR DUKUNG KIPRAH PEREMPUAN JABAR
FESTIVAL INTERNASIONAL GOYANG KARAWANG
DISKUSI | Melacak Jejak Perempuan dalam Sastra
FESTIVAL KULINER SUKABUMI


Kembali Ke Index Berita