Berita
Pertunjukan Kolabarosi Wayang Ajen di Kabupaten Kuningan


Print


Ajen berasal dari kata ngajenan yang dalam bahasa Sunda berarti menghargai atau memberi penghormatan. Pertunjukan seni Wayang ajen dibuat Wawan S. Gunawan dan Arthur S Nalan, mereke adalah mantan Ketua Sekolah Tinggi Seni Indonesia di Bandung, tahun 1998.
Wayang ajen merupakan bentuk pengembangan wayang golek sebagai tradisi Sunda yang digabungkan dengan ide kreatif kaum muda. Dalam wayang ajen, tradisi golek Sunda tetap menjadi peran utama. Bentuk dan bahan pembuatannya sama dengan wayang golek kayu. Naskah yang diambil pun berpatokan dari Wiracarita Ramayana dan Mahabarata, namun mengikuti mengikuti perkembangan zaman. Sekarang ini, penyampaiannya sering kali dimeriahkan dengan format teater
Saksikan Pertunjukan Kolaborasi Wayang Ajen dengan menampilkan Ki Dalang Wawan Ajen pada Hari Sabtu, 9 Desember 2017 bertempat di Alun Alun Pandapa Paramarta Kabupaten Kuningan Provinsi Jawa Barat Pukul. 20.00 WIB - Selesai. Juga dimeriahkan oleh Pelawak Ade Batak dan Jenong Sasagon, Artis Pop Sunda Rita Tila serta Dakwah K.H. Dadang Muliawan, S.Kom., M.Sos.


   

Berita Lainnya

Torehan Emas Disparbud Jawa Barat Sepanjang 2017
Promosi Geopark Nasional Ciletuh Melalui Seni Budaya
Memperkenalkan Seni Digital Melalui BIDAF
Seminar Literasi Budaya Jawa Barat 2017
Cepot Menyampaikan Terima Kasih Warga Jawa Barat Kepada Gubernur Dan Merasa Bangga Dengan Penghargaan Yang Diraih Dan Keberhasilan Pembangunan Di Jawa Barat.


Kembali Ke Index Berita