Berita
20 Insan Seni Budaya dan Pariwisata Dapat Penghargaan dan Uang Kadeudeuh




BANDUNG, (PRLM).- Tradisi penghujung tahun Malam Kilas Balik kembali diselenggarakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat. Menandai pergantian tahun 2011 dan menyambut tahun 2012 Malam Kilas Balik bertempat di Gedung Merdeka Bandung akan diserahkan penghargaan dan uang kadeudeuh kepada dua puluh insan seni budaya dan pariwisata yang dinilai memiliki dedikasi dengan profesinya dalam memajukan Jawa Barat.

Pemberian penghargaan berdasarkan penilaian Tim Penyeleksi yang diketuai Drs. Gugum Gumbira, beranggotakan, Prof. Iyus Rusliana SST, Prof. Dr. Hj. Nina H. Lubis, Suhendi Afryanto, S. Kar. MM, Herry Dim, H. Soni Farid Maulana, Dr. H. Moh. Liga Suryadana, Drs. Rusman Syarif dan Nicolaus Lumanau, menetapkan komedian Raden Ahmad Yusuf atau Abah Us Us, Alm. Endang Koncar Dipaguna (Pelestari Tari Wayang) asal Kab. Garut, Alm. Sanento Yuliman (Kritikus) asal Kota Bandung, dan Alm. Kacrit (Pelestari Teater Rakyat) asal Kab. Bekasi.

Selain itu, penghargaan juga diserahkan Pemrov Jabar kepada Etty RS (Sastrawan) asal Kota Bandung, Eka Gandara WK (Aktor) asal Kota Bandung, Lingkung Seni “Ketuk Tilu” (Pelestari Ketuk Tilu) asal Kota Bandung, A. Syubhanudin Alwy (Budayawan) asal Kota Cirebon, Abdullah Mustappa (Sastrawan) asal Kota Bandung, Seni Sintren “Dewi Supraba” (Sanggar Seni) asal Kab. Kuningan, Uko Hendarto (Pencipta Lagu) asal Kab. Bandung, Ki Anong Naeni (Pengrajin Gitar 17 Nada) asal Kab. Bandung Barat, H. Herman Muchtar (Pengurus PHRI Jabar) asal Kota Bandung, Ir. Suwarno (Pengurus PUTRI) asal Kota Bandung, Komunitas Under Ground (Komunitas Seni Musik) asal Kota Bandung, Sanggar Waditra Abah Omo (Pengrajin Gamelan) asal Kota Cimahi, Ki Dede Amung Sutarya (Dalang) asal Kota Bandung, Hotel Salak (Badan Usaha) di Kota Bogor, Sabda Alam Hotel Cipanas (Badan Usaha) di Kab. Garut, dan Cipaganti Travel (Badan Usaha) Kota Bandung.

“Berdasarkan penilaian Tim Penyeleksi, dedikasi mereka terhadap bidangnya yang sudah digeluti selama ini menjadi bagian kemajuan pembangunan Jawa Barat. Karena kiprah mereka, nama Jawa Barat tidak hanya dikenal dalam skala nasional, tetapi juga internasional,” ujar Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat, Ir. H. Herdiwan Iing Suranta, M.Si., dalam keterangan persnya, Jumat (30/12).

Sejak pertamakali Malam Kilas Balik diselenggarakan (2005), Pemrov Jabar telah memberikan 129 penghargaan kepada pelaku seni budaya dan pariwisata. Pertamakali diselenggarakan Pemrov Jabar melalui Disparbud Jabar memberikan penghargaan kepada 12 orang seniman, budayawan dan insan pariwisata serta 12 penghargaan bagi anak-anak, remaja dan pemuda berprestasi.

Pada tahun 2006 penghargaan diberikan kepada delapan pakar pariwisata, delapan budayawan dan 20 seniman. Sedangkan tahun 2007, diberikan kepada 16 seniman budayawan dan insan pariwisata. Tahun 2008 penghargaan diberikan kepada 14 seniman, budayawan dan pakar pariwisata.

Tahun 2009, penghargaan diberikan kepada 16 pelaku seni, budaya dan pariwisata. Tiga orang diantaranya mendapatkan penghargaan khusus sebagai warga Jawa Barat berdasarkan prestasi tertentu di bidang entertainment seni dan budaya, yaitu, Armad Maulana (Vokalis GIGI), Sule Sutisna (Grup SOS) dan Dr. Agus Pakpahan (Deputi Meneg BUMN).

Sedangkan tahun 2010, Pemprov Jabar melalui Disparbud Jabar memberikan penghargaan kepada 16 pelaku bidang seni, budaya dan pariwisata, serta empat penghargaan khusus. Mereka yang mendapatkan penghargaan khusus adalah, Alm. Nano S. (Kategori Kreator Karawitan), Alm. Rd. Aang Kusumayatna Kusumadinata (Kang Ibing, Kategori Kreator), Dewi (Seniman Tari Topeng), dan Alm. Yan Asmi (Musisi).

Seperti tahun-tahun sebelumnya, selain penghargaan dan penghargaan khusus, Pemrov Jabar juga akan memberikan uang kadeudeuh kepada penerima penghargaan. “Tahun ini besarnya lima belas juta rupiah, jumlah tersebut sebenarnya belum seberapa bila dibandingkan dengan dedikasi dan jasa-jasa yang telah dilakukan oleh para penerima penghargaan,” ujar Herdiwan.

Ditandai dengan peluncuran sekaligus pemberian buku “Sejarah Kebudayaan Sunda” karya Prof. Dr. Hj. Nina Lubis MS. Dan beberapa penulis, Malam Kilas Balik 2011 akan dikemas dalam bentuk seremonial dengan kemasan seni budaya. Turut memeriahkan Malam Kilas Balik 2011 Wayang Kapsul, Janaka Sunda (Sekar Beluk), Arumba dan Gamelan Orchestra, Gigz (BSV Choir), Tarian Kedempling Majalengka (tarian penyambut Gubernur) serta penampilan paduan suara Harmoni Pakuan.

Di penghujung malam bertepatan dengan pergantian tahun Gubernur Jabar H. Ahmad Heryawan bersama-sama unsur Muspida Jabar menyambut detik-detik pergantian tahun di depan Gedung Merdeka bersama masyarakat. Tentunya dengan sejumlah harapan dan keinginan tahun 2012 mendatang Jawa Barat lebih maju, sesuai dengan visi dan misi Jawa Barat.

Dengan Iman dan Taqwa Provinsi Jawa Barat Termaju di Indonesia, berupaya mewujudkan kualitas kehidupan masyarakat yang berbudaya ilmu dan teknologi, produktif dan berdaya saing. Meningkatkan perekonomian yang berdaya saing dan berbasis potensi daerah . Mewujudkan lingkungan hidup yang asri dan lestari. Mewujudkan tata kelola kepemerintahan yang baik dan mewujudkan pemerataan pembangunan yang berkeadilan. (A-87/das)

Sumber : http://www.pikiran-rakyat.com



   

Berita Lainnya

Pegelaran Revolusi Musik Bambu
Curug Bojong, Niagara Versi Kecil di Pangandaran
Gua Pawon, Pesona Eksotis Gua Purba
SDN Malabar 4, Sekolah Peninggalan Bosscha
Gua Sinjang Lawang di Pangandaran Lebih Eksotis dari Green Canyon


Kembali Ke Index Berita