Genggong

10-01-2012 Kabupaten Sumedang 29167 baca

Print


Kesenian Genggong yang terdapat di Kabupaten Sumedang diambil dari sebuah nama Rawa Genggong (Ranca Genggong) yang apabila di injak-injak akan ber­goyang.
 
Jenis kesenian ini di ibaratkan sebuah kaleng yang apabila di goyangkan akan mengeluarkan bunyi-bunyian yang iramanya di sesuaikan dengan kreasi para pemain.
 
Di rawa-rawa Genggong banyak sekali margasatwa seperti katak, bancet dan sebagainya. Maka kesenian terdiri dari beberapa alat yang suaranya mirip dengan suara katak dan bancet.
 
Nama genggong di ambil dari nama binatang yaitu Jangkrik Genggong yang di anggap oleh mereka Jangkrik yang paling unggul dari pada Jangkrik lainnya, dan juga mempunyai suara yang merdu.
 
Dengan segala keberaniannya warga Karang Taruna TUPAS di dalam menciptakan kesenian ini bisa mewujud kan sebuah kreasi baru dari Genggong tersebut.
 
Kesenian ini bersifat sebagai hiburan rakyat yang dapat di pentaskan dalam menyambut hari-hari bersejarah, umpamanya Hari Ulang Tahun kemerdekaan RI dan upacara Helaran, Halal Bihalal. dan lain sebagainya.
 
Sedangkan alat-alat perlengkapan yang di pergunakan beserta dengan para pemainnya terdiri dari:
 
- 1 (satu) buah Seruling Bambu,
 
- 2 (dua) bush Tabung Bambu,
 
- 1 (satu) set Gendang dan Kulanter,
 
- 2 (dua) buah Kohkol pengatur nada,
 
- 5 (lima) buah Celempung,
 
- 4 (empat) buah Keprak,
 
- 2 (dua) buah Kesrek,
 
- 4 (empat) buah Kokor dari Bambu,
 
- 1 (satu) set Angklung Buncis,
 
- 1 (satu) set Dogdog, satu set Genjring (Rebana),
 
- 1 (satu) buah Gambang,
 
- 6 (enam) set Batok Tempurung,
 
- 6 (enam) buah Sapulidi,
 
- 4 (empat) orang Juru Beluk.
 
Demikian uraian singkat tentang kesenian Genggong yang ada di wilayah Kabupaten Sumedang, menurut catatan Penilik Kebudayaan Kandepdikbud Kecamatan Cianjur Kota, Kabupaten Cianjur.
 
 
Lokasi:  -
Telepon: -
Email: -
Internet: -
Arah:  -
Fasilitas: -
Jam Buka: -
Tutup: -
Tiket: -    
Informasi Lebih Lanjut: -

 



Objek Wisata Lainnya