Dogdog Lojor

15-11-2011 Jawa Barat 29162 baca

Print


Satu-satunya perangkat Dogdog Lojor di daerah Priangan adalah di Limbangan. Kesenian Dogdog Lojor ini ada sejak tahun 1900 dan diciptakan oleh seorang warga kampung tersebut Yang bernama Bapak Abdul dan diteruskan oleh keturunanya.
Istilah Dogdog Lonjor ini tercipta di karenakan waditra atau alat yang di pergunakan berupa Dogdog Panjang yang terbuat dari pohon jambe (pinang), dan di lengkapi oleh sebuah Angklung serta Kohkol untuk lebih menyemarakkan suasana.
Kesenian ini menurut kepercayan penduduk setempat dimaksudkan untuk memohon kepada Yang Maha Kuasa agar di turunkan hujan bila saat musim kemarau panjang tiba, sambil mereka memandikan seekor kucing dan diiringi oleh kesenian ini sambil di arak secara beramai-ramai. Namun sekarang kesenian ini hanya merupakan sarana hiburan semata baik acara perorangan maupun pada acara hari-hari Nasional.
Kesenian dogdog lojor ini didukung oleh 8 orang pemain antara lain
- 2 (dua) org pemain Angklung
- 3 (tiga) org pemain Dogdog Panjang (Lojor)
- 2 (dua) org pemain Kohkol
- 1 (satu) org pemain Keprak sebagai Pelengkap.
Lama pertunjukkan ini rata-rata 1-2 jam apabila di pertunjukkan untuk umum, tapi dapat di perpendek waktunya apabila ada pertunjukkan Nasional.
Sementara busana yang di pakai yaitu baju Takwa, celana Sontog dan Totopong.
Lokasi:  Kampung Sukadana, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Garut.
Telepon:
Email:
Internet:
Arah:  
Fasilitas:
Jam Buka:
Tutup:
Tiket:    
Informasi Lebih Lanjut:

 



Objek Wisata Lainnya