Artikel

Pantai Rancabuaya, Memesona nan Eksotis

15-04-2014 110 baca

DARI sekitar sepuluh kawasan obyek wisata pantai dimiliki Kabupaten Garut yang terbentang sepanjang 81 km mulai perbatasan Kabupaten Tasikmalaya hingga perbatasan Kabupaten Cianjur, terdapat satu obyek wisata pantai yang pesonanya diakui banyak kalangan melebihi pantai lain di Indonesia, yakni Pantai Rancabuaya.

Saat syuting film Safana di kawasan Pantai Ranca Buaya pada 2010 lalu, salah seorang produser film, Aldo Bamar bahkan mengakui dirinya seakan menemukan batu pualam sangat indah yang tak bisa dibandingkan dengan Bali. Panorama pantai selatan Garut, khususnya Rancabuaya, dinilainya jauh lebih indah dibandingkan dengan pantai yang ada di Bali.

"Saya sampai menitikkan air mata dan mengucap subhanalloh, melihat saking indahnya pantai (Rancabuaya) ini," ujar Aldo yang ketika itu didampingi Sekretaris Parfi Koordinator Daerah Garut Yoyo Dasrio.

Berada di pantai yang terletak di ujung selatan Garut berbatasan dengan Kecamatan Cidaun Cianjur ini, pengunjung disuguhi pemandangan luar biasa. Bentangan perairan pantai yang bersambung dengan lautan luas Samudera Hindia langsung memenuhi mata. Debur ombak yang menerjang batu-batu karang besar di sepanjang pesisir pantai serta merta meramaikan suasana. Maklum, gelombang di pantai berjarak sekitar 105 km dari Garut Kotya dan sekitar 167 km dari Kota Bandung tersebut memang terbilang tinggi, rata-rata mencapai 1 meter.

Berbeda dengan kondisi umum perairan pantai utara pulau Jawa, seperti halnya pantai selatan pulau Jawa, kondisi perairan Pantai Rancabuaya tampak jernih. Sehingga material dasar berupa butiran pasir putih halus berbaur dengan pecahan beragam terumbu karang mati dan aneka cangkang mollusca serta selanjutnya ...

Tantang Adrenalin Lewati Jalan Berbahaya

08-04-2014 170 baca

PERJALANAN menuju Curug CIjalu di Desa Cipancar Kecamatan Serangpanjang akan menantang adrenalin setiap pengunjung. Pasalnya, sebelum tiba di Curug Cijalu, pengunjung mesti melewati Curug Cikondan, Curug Lemper. Saking sulitnya track menuju Curug Cijalu, maka jarang pengunjung yang sanggup tiba ke curug itu.

"Curug Cijalu bagaikan pejantan tangguh, jadi hanya orang-orang tangguh yang bisa menaklukannya. Track-nya selain sulit juga berbahaya," kata orang yang ditokohkan di Desa Cipancar, Ahmad Muhsin.

Di kawasan tersebut, selain memiliki tiga curug besar, juga ada beberapa curug kecil. Untuk menyambangi semua curug tersebut diperlukan waktu dan kondisi badan yang bagus karena jalan menuju ke curug tersebut berbeda-beda kondisinya. Dan yang tersulit itu mencapai Curug Cijalu.

"Kalau nggak salah di sini itu ada sekitar 7 curug, namun yang terkenal itu ada dua, yakni Curug Cikondang dan Curug Lemper. Namun pengunjung tahunya curug itu ya Curug Cijalu, padahal bukan," tandasnya.

Untuk menaklukkan Curug Cijalu selain kondisi badan harus bagus, pengunjung juga harus ditemani warga sekitar untuk mencapainya. Karena jika tidak ditemani sangat berbahaya, hutan yang jarang terjamah orang, juga memiliki beberapa tebing serta harus menyusuri aliran sungai berbatu membuat orang yang baru pertama ke sana akan sangat berbahaya.

"Pokoknya harus ditemani warga sekitar, kalau nggak takutnya nyasar atau kewalahan karena jalan menuju ke curug tersebut sangat berbahaya," imbuhnya.

Perkebunan kopi dan hutan hujan tropis akan menjadi rintangan pertama. Selain harus menyingkirkan semak belukar, Anda juga harus selanjutnya ...

Eksotis Alam Ciwidey, Wisata di Antara Kebun Teh

08-04-2014 121 baca

BERDIAM atau bercengkrama di sekitar kebun teh di kawasan Ciwidey sama nikmatnya.

Satu dekade terakhir kian banyak jumlah tempat wisata baru di wilayah Bandung Selatan. Terutama di kawasan wisata Ciwidey, Kabupaten Bandung.

Kegiatan wisata yang ditawarkan pun sangat beragam. Mulai wisata jelajah kebun the (tea walk), aneka permaian outbond, arung jeram (rafting), memberi makan rusa di penangkaran, berendam di kolam air hangat, painball, dan sebagainya.

Beberapa tahun terakhir, bukan hanya tempat wisata baru tadi yang menyiapkan kegiatan wisata. Sejumlah penginapan dan rumah makan pun ikut memarakkan aktivitas wisata di Ciwidey.

Rata-rata mereka melayani aktivitas liburan para wisatawan yang datang rombongan. Wisatawan dari luar kota pun tinggal memilih paket wisata yang ingin dinikmati bersama keluarga, teman sekantor, teman kuliah, teman sekolah, atau teman sepermainan.

Terlepas dari itu, kawasan Ciwidey dengan alam yang sejuk berpadu dengan indahnya alam, menyediakan juga hiburan gratis. Terutama di sisi jalan maupun bukit-bukit yang berhadapan langsung dengan hamparan kebun teh.

Dari sisi jalan maupun bukit-bukit di sini memang terlihat jelas luasnya hamparan kebun teh dengan pengaturan jarak pohon, sehingga bentuknya menyerupai labirin hijau.

Hampir tiap akhir pekan dan hari libur, daerah perbatasan kebun teh ini tidak pernah sepi pengunjung. Bukan hanya warga Kabupaten Bandung, tapi juga Kota Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung Barat, bahkan wisatawan dari dalam dan luar negeri.

“Saya sengaja datang ke sini buat refreshing. Tadi selanjutnya ...

Arung Jeram, Susur Sungai Pemicu Adrenalin

02-04-2014 141 baca

SIAPA bilang, bermain di tengah alam terbuka sambil menyusuri sungai tidak menyenangkan?

Sebagian orang masih menganggap, berwisata sambil bermain hanya cocok dilakukan di sejumlah tempat yang menyediakan wahana bermain mekanik dengan berbagai kecanggihan teknologinya. Tentu tidak salah, tapi juga tidak sepenuhnya benar.

Ada banyak kegiatan wisata tak kalah menyenangkan yang bisa dilakukan di alam terbuka. Bermain arung jeram salah satunya. Kegiatan susur sungai menggunakan perahu karet ini tak menawarkan kesenangan sekaligus ketegangan.

Kesenangan begitu terasa ketika perahu karet mulai menyusuri sungai. Saat itu keasrian suasana sisi sungai menjadi pemandangan eksotis dengan berbagai flora fauna di tengah-tengah habitat aslinya.

Suara daun diterpa angin yang berpadu gemercik air turut menambah keindahan sekitar. Belum lagi suara beragam jenis burung, serangga pohon, dan hewan hutan lain yang saling bersahutan.

Semua kesenangan itu bisa berubah seketika menjadi ketegangan pemicu adrenalin. Tepatnya ketika perahu karet akan melewati jeram atau air terjun di aliran sungai yang terjadi karena adanya perbedaan kontur dasar sungai.

Butuh kekompakan seluruh anggota tim untuk menjaga agar perahu karet tidak terbalik. Biasanya pemandu atau instruktur arung jeram akan memberi aba-aba yang harus dilakukan, misalnya berhenti mendayung, merunduk saat menuruni jeram, dan instruksi lain.

Di seputaran Bandung sekurangnya ada dua lokasi yang sering didatangi wisatawan dari luar kota maupun dari luar negeri. Sungai Citarum, Kampung Cisameng, Cipatat, Kabupaten Bandung Barat. Tahun 2013 tempat ini pernah dipakai kejuaraan internasional selanjutnya ...

Misteri Bumi di Museum Geologi

02-04-2014 136 baca

Setiap hari, Museum Geologi di Jalan Diponegoro No 57 Kota Bandung, memang banyak dikunjungi para pelajar dan mahasiswa. Kepentingan mereka jelas untuk studi wisata atau melengkapi data penelitian terkait tugas kuliah.

Tapi, museum yang memamerkan ratusan ribu koleksi batuan dan mineral serta puluhan ribu koleksi fosil ini juga cocok jadi destinasi wisata seluruh anggota keluarga dengan minat berbeda.

Museum yang resmi berdiri 16 Mei 1929 ini memiliki sejumlah ruang besar tempat menyimpan koleksinya. Di ruang Geologi Indonesia, pengunjung bisa mencari tahu mengapa Indonesia dengan luas total 1.904.569 km2 dan 17.508 pulau di dalamnya, menjadi negara kepulauan terbesar di dunia.

Seperti apa pergerakan tiga lempeng besar dunia, yaitu Indo-Australia, Eurasia, dan Pasifik selama 50 juta tahun dalam membentuk rangkaian pulau di wilayah Indonesia. Termasuk diorama yang menjelaskan gempa bumi dan gelombang tsunami.

Mereka yang tertarik jadi pengusaha tambang mineral, batu mulia, atau ingin terjun di bidang eksplorasi minyak bumi jangan lupa singgah di ruang Sumber Daya Geologi di lantai dua. Di sini pengunjung bisa mendapat gambaran kandungan mineral di berbagai daerah di Indonesia.

Di ruang Sejarah Kehidupan Museum Geologi memang memiliki daya tarik sendiri bagi anak-anak serta pengunjung yang berminat besar di bidang antropologi.

Berbagai koleksi yang ditampilkan di ruangan ini, mengajak pengunjung ke kehidupan awal di Planet Bumi. Mulai dari mikroorganisme sejenis ganggang dan bakteri sekitar 3,5 miliar tahun lalu yang diwakili fosil tertua, yaitu Stromatolit.
selanjutnya ...

1 2 3 4 ... 24 Next »