Artikel

Segarnya Cipratan Air Curug Muara Jaya Majalengka

09-05-2016 185 baca

Sebelumnya muncul sebuah tempat di Majalengka yang dalam sekejab menjadi populer karena pemandangannya yang sangat indah, yaitu bukit Panyaweuyan. Tak jauh dari lokasi bukit Panyaweuyan terdapat sebuah tempat wisata lainnya yang tak kalah indah.
Namanya Curug Muara Jaya, biasa dikenal juga dengan nama Curug Apuy, merupakan aliran sungai muara jaya yang berada di lereng gunung Ciremai, curug ini memiliki ketinggian sekitar 73 meter dimana termasuk dalam air terjun bertingkat.
Letaknya yang berada di lereng gunung menjadikan udara dan suasana disini sejuk, ditambah lagi dengan rindangnya pepohonan sekitar air terjun, bahkan tanahnya yang subur menjadikan sekitar area banyak ditemukan kebun sayur dan palawija.
Setelah membeli tiket, kita harus berjalan sekitar 300 meter untuk sampai di lokasi air terjun, jalan yang harus kita lalui bukanlah jalur sulit, karena sudah di paving, ditambah lagi udara sejuk dan pemandangan hutan asri menjadikan suasana kian alami, disini kita akan menuruni ratusan anak tangga untuk sampai di lokasi curug.
Curug muara jaya memiliki debit air yang cukup besar jika musim hujan, dan akan surut saat musim kemarau, jadi kamu harus pandai memilih waktu berkunjung, namun saat kamu berkunjung di musim hujan, hati hati ya, karena debit air yang besar terkadang cukup berbahaya bagi pengunjung.
Sebagai objek wisata yang cukup populer di majalengka, akses menuju kawasan wisata curug muara jaya bisa dibilang cukup mudah, bisa kita tempuh menggunakan motor ataupun mobil, pun bagi kamu yang ingin menggunakan kendaraan umum, sudah banyak transportasi umum yang melalui arah curug selanjutnya ...

Curug Cikaso Sukabumi Menanti Traveler Berjiwa Petualang

09-05-2016 199 baca

Siapa diantara kalian yang menyukai wisata air terjun? Air terjun apa saja yang sudah kamu ketahui dan pernah datangi? Sebagai negara yang dilintasi garis Katulistiwa, Indonesia memiliki banyak sekali tempat tempat wisata alam menarik, salah satunya air terjun.
Salah satu air terjun yang menarik para petualang, ada di jawa barat, tepatnya di Kabupaten Sukabumi. Namanya Curug (air terjun) Cikaso, lalu apa yang menarik dari curug cikaso ini?
Nama asli dari Curug Cikaso adalah Curug Luhur. Lebih dikenal dengan Curug Cikaso karena aliran air di air terjun ini berasal dari Sungai Cikaso, yang mengalir di atasnya.
Memiliki ketinggian sekitar 80 meter dengan lebar kurang lebih 100 meter, Curug Cikaso menjadi destinasi favorit bagi wisatawan yang sedang berlibur ke Kabupaten Sukabumi. Air terjun ini bisa dibilang cukup unik, disini terdapat 3 air terjun, dimana ketiganya memiliki nama yang berbeda-beda, dari kiri nama air terjun ini adalah curug Asepan, curug Meong, dan curug Aki.
Di bawah aliran air terjun terdapat sebuah kolam kecil. Dimana air disini kadang berwarna hijau tosca, warna ini diakibatkan oleh ganggang yang terdapat di dasar kolam dan juga karena bias cahaya matahari yang memantul ke permukaan air.
Lokasi ini sangat cocok bagi kamu yang mengaku traveler dan fotografer, pemandangan alami dari air terjun cikaso layak kamu abadikan kedalam frame kamera kamu, tapi hati hati jangan sampai kameramu basah ya.
Selain melihat keindahan curug dan mandi kita juga bisa berkeliling sungai dengan menaiki perahu, sudah ada perahu yang khusus selanjutnya ...

Ini Dia 10 Tempat Wisata Keren di Sukabumi

09-05-2016 242 baca

Provinsi Jawa Barat memang memiliki banyak sekali tempat wisata keren yang tersebar di kota kota seperti Bandung, namun tentunya jika kamu sudah pernah atau sering sekali berlibur ke Bandung pasti akan bosan dengan tempat wisatanya.
Nah, selain di Bandung, salah satu kota di Jawa Barat ini juga memiliki banyak sekali objek wisata keren, terutama wisata alam, yaitu di kota Sukabumi, nah dibawah ini merupakan daftar tempat wisata keren yang ada di Sukabumi, yuk kita simak.

1. Pantai Ujung Genteng
 
Pantai Ujung Genteng merupakan salah satu pantai paling terkenal dan terbaik di Sukabumi, pantai Ujung Genteng terletak di kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, untuk sampai di lokasi ini kita harus menempuh jarak sekitar 120 km dari pusat kota Sukabumi.

Walaupun letaknya cukup jauh dari pusat kota, namun pantai Ujung Genteng selalu menjadi magnet bagi wisatawan yang berlibur ke Sukabumi, pantai ini terkenal dengan julukan “ombak tujuh” karena ombak disini cukup bagus untuk surfing, tak hanya itu, jika beruntung di pantai ini kita juga bisa melihat penyu langka lho.

2. Pantai Cibangbang

Pantai Cibangbang hanya berjarak sekitar 10 km dari pelabuhan Ratu, tepatnya terletak di desa Cisolok, kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, berbeda dengan pantai Ujung Genteng, di pantai Cibangbang ombaknya cukup tenang, jadi tidak cocok untuk surfing, namun lebih cocok bagi kamu yang menyukai suasana tenang dan santai.

3. Pantai Cimaja

Pantai Cimaja terletak di desa selanjutnya ...

Masjid Agung Majalaya, Oasis di Tengah Hiruk-pikuk Kota Dolar

03-05-2016 242 baca

Terik matahari terasa menyengat kulit pada siang hari, di pusat perkotaan Majalaya. Suara tonggeret terdengar sayup ditelan deru mesin-mesin kendaraan di jalan raya. Derap kaki kuda delman sampai laju truk besar mengembuskan debu jalanan ke udara.

Tepat di tengah daerah yang pernah dijuluki sebagai Kota Dollar akibat perkembangan ekonominya yang pesat pada tahun 60-an ini, terdapat sebuah alun-alun. Di sekitarnya terdapat deretan pepohonan yang dijadikan tempat berteduh warga, maupun tempat berjualan bagi para pedagang kaki lima.

Di seberang alun-alun tampak sebuah bangunan beratap tumpang empat tingkat, menjadi lima tingkat jika atap beranda depannya ikut dihitung. Belasan warga dan pelajar berseragam berjalan keluar dari bangunan bernama Masjid Agung Majalaya tersebut, setelah menjalankan salat zuhur berjamaah beberapa belas menit lalu.

Masjid beratap sirap atau kayu ini memiliki tiga pintu utama. Namun, hanya dua pintu yang rutin dibuka, yakni pintu kiri dan kanan yang letaknya berdekatan dengan tempat wudu. Di sekitar pintu pun terdapat rak-rak penyimpanan sepatu atau sandal

Saat memasuki masjid, udara sejuk langsung menyambut. Kebisingan duniawi di pusat Majalaya seketika hilang, berganti dengan suasana syahdu dan teduh di bagian dalam masjid. Sejumlah warga terlihat khusyuk melaksanakan salat, berdoa, berzikir, dan membaca Alquran, diterangi cahaya yang menerobos masuk melalui jendela-jendela kecil di sela ketiga susun atap masjid.

Bagian utama masjid ini memiliki dua lapis dinding. Dinding terluar cenderung tertutup, dihiasi deretan jendela kayu dan kaca bergaya Melayu, mengadang debu dan kebisingan dari selanjutnya ...

Mengenal Sejarah Bandung dari Unsur Katanya

27-04-2016 371 baca

Kata Bandung berasal dari kata bendung atau bendungan ,karena terbendungnya sungai Citarum oleh lava Gunung Tangkuban Perahu yang lalu membentuk telaga. Legenda yang diceritakan oleh orang-orang tua di Bandung mengatakan bahwa nama Bandung diambil dari sebuah kendaraan air yang terdiri dari dua perahu yang diikat berdampingan yang disebut perahu bandung yang digunakan oleh Bupati Bandung, R.A. Wiranatakusumah II, untuk melayari Ci Tarum dalam mencari tempat kedudukan kabupaten yang baru untuk menggantikan ibukota yang lama di Dayeuhkolot.

Berdasarkan filosofi Sunda, kata Bandung juga berasal dari kalimat Nga-Bandung-an Banda Indung, yang merupakan kalimat sakral dan luhur karena mengandung nilai ajaran Sunda. Nga-Bandung-an artinya menyaksikan atau bersaksi. Banda adalah segala sesuatu yang berada di alam hidup yaitu di bumi dan atmosfer, baik makhluk hidup maupun benda mati. Sinonim dari banda adalah harta. Indung berarti Ibu atau Bumi, disebut juga sebagai Ibu Pertiwi tempat Banda berada.

Dari Bumi-lah semua dilahirkan ke alam hidup sebagai Banda. Segala sesuatu yang berada di alam hidup adalah Banda Indung, yaitu Bumi, air, tanah, api, tumbuhan, hewan, manusia dan segala isi perut bumi. Langit yang berada di luar atmosfir adalah tempat yang menyaksikan, Nu Nga-Bandung-an. Yang disebut sebagai Wasa atau SangHyang Wisesa, yang berkuasa di langit tanpa batas dan seluruh alam semesta termasuk Bumi. Jadi kata Bandung mempunyai nilai filosofis sebagai alam tempat segala makhluk hidup maupun benda mati yang lahir dan tinggal di Ibu Pertiwi yang keberadaanya disaksikan oleh yang Maha Kuasa.

Kota Bandung selanjutnya ...

1 2 3 4 ... 33 Next »