Legenda Pantai Batu Hiu

Tgl. Update : Selasa, 24 September 2013 Lihat: 4567

BATU Hiu terkenal dengan pantainya yang khas, dan memiliki ciri karang (batu, red) mirip seperti ikan hiu. Lokasi pantai Batu Hiu berjarak 14 KM dari Pangandaran. Pantai Batu Hiu terletak di Desa Ciliang Kecamatan Parigi.
Kawasan objek wisata Pantai Batu Hiu selalu ramai dikunjungi setiap musim liburan. Pantainya indah dan terdapat sebuah bukit yang ditumbuhi pohon yang rindang. Dari bukit tersebut Pantai Batu Hiu ini dengan jelas terlihat Karang di tengah pantai menyerupai ikan hiu berjarak sekitar 200 M dari tepi pantai.

Tidak hanya itu dari bukit asri ini laut lepas Samudra Hindia begitu jelas terlihat. Di sebelah utara bukit bisa dijumpai beberapa petilasan, seperti makam keramat yang konon merupakan petilasan tokoh-tokoh yang ada kaitannya dengan sejarah Pantai Batu Hiu.

Legenda Pantai Batu Hiu begitu melekat mewarnai tempat wisata ini, dan banyak mitos serta cerita-cerita rakyat yang dihubungkan dengan pantai Batu Hiu.

Berdasarkan cerita rakyat, bahwa pada abad ke-11 sejumlah pasukan buangan kerajaan Mataram yang dipimpin oleh Aki Gede dan Nini Gede tiba di temat ini. ketika mereka tiba di darat, mereka memutuskan untuk beristirahat dan tinggal sementara di dekat bukit. Kemudian Aki dan Nini Gede memerintahkan pasukan untuk mencari makanan. Salah satu pasukan yang disebut Ki Braja Lintang, memutuskan untuk mencari ikan di pantai dan menangkap ikan hiu. Ketika Aki dan Nini Gede mengetahui tentang ini, mereka mengatakan kepadanya untuk melepaskan ikan kembali ke lautan. Ketika mereka melepaskannya, ikan hiu tersebut berubah menjadi sebuah batu hitam besar yang berbentuk hiu dan masih bisa dilihat hingga saat ini dan dinamakan Batu Hiu.

Pemandangan spektakuler

Pantai Batu Hiu menawarkan pemandangan spektakuler Samudra Hindia biru. Di atas bukit, pengunjung dapat menyaksikan dan mendengarkan gemuruh ombak. Tempat ini dihiasi oleh pepohonan Pandan Wong (semacam palem) yang cantik. Ketika hari mulai redup, pengujung dapat menyaksikan pesona matahari terbenam di cakrawala.

Pintu masuk utama adalah sebuah gua yang berbentuk kepala Hiu besar, ketika pengujung berada di dalam gua seolah-olah pengunjung sedang berada di dalam rahang hiu, dengan banyak gigi yang tajam. Ketika menuju ujung yang lain, pengunjung akan menemukan sebuah pantai di mana pengunjung dapat bermain-main. Ada juga beberapa gua di daerah tersebut, penduduk setempat percaya bahwa salah satu gua ini terhubung ke Cirebon di Pantai Utara.

Meskipun tidak cocok untuk berenang, Batu Hiu adalah tempat yang tepat untuk bersantai. Sebuah tempat di mana pengunjung bisa melepaskan semua kepenatan dari rutinitas sehari-hari.

Kira-kira 15 kilometer ke arah barat dari Batu Hiu disana kita dapat menjumpai penangkaran penyu hijau yang dikelola oleh Kelompok Pelestari Biota Laut (KPBL) Batu Hiu. Penangkaran penyu hijau merupakan salah satu objek wisata edukasi di daerah pangandaran, di sana pengunjung dapat mengetahui beberapa jenis penyu serta perkembang biakannya.

Selain itu pengujung juga diperbolehkan untuk mengelus dan memberi makan penyu-penyu yang berada di penangkaran. Jika sedang beruntung, pada bulan-bulan tertentu kita dapat melepaskan beberapa tukik (anak penyu) ke lautan, dan di situ kita diperbolehkan untuk mengantar dan dan menggiring penyu agar sampai ke tepi pantai untuk selanjutnya mengarungi samudra.

Aktivitas yang terdapat di pantai Batu Hiu bervariatif, yaitu adanya aktivitas bersifat pasif, yang meliputi pedagang dan pengunjung, dan yang bersifat aktif meliputi penangkaran penyu, dan ziarah.

Banyak paket wisata yang menawarkan perjalanan menuju Pantai Batu Hiu. Batu Hiu merupakan salah satu pantai yang berbeda di pangandaran, selain melihat sunset, di Batu Hiu kita bisa berwisata ke penangkatan penyu dan juga Pantai Batu Hiu sering disebut sebagai Tanah Lotnya Jawa Barat.

Untuk jasa pendukung kepariwisataan yang lain, di Batu hiu belum tesedia dengan lengkap, karena lokasi Pantai Batu Hiu jauh dengan pusat perkotaan dan berada si sekitar pedesaan sehingga hal ini yang dapat menghambat pengunjung untuk berwisata ke sana.

Pantai Batu Hiu apabila dilihat dari segi aspek pasarnya yaitu banyak wisatawan yang berkunjung pada hari libur nasional, seperti tahun baru, libur sekolah, juga menjelang bulan ramadhan. Wisatawan yang bekunjungpun beragam, yaitu baik wisatawan domestik dan mancanegara. Namun lebih banyak pengunjung yang berasal dari pulau jawa dibandingkan dengan pengunjung luar pulau dan mancanegara.
(net)**

Sumber : http://www.klik-galamedia.com/legenda-pantai-batu-hiu



   
Artikel Lainnya