
BANDUNG - Jumlah perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) ke Jawa Barat mengalami peningkatan. Menurut Badan Pusat Statistik (BPS) terdapat 18,86 juta perjalanan wisnus sepanjang Juli 2026.
Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan capaian Juni 2026 yakni 18,67 juta perjalanan. Secara persentase, jumlah perjalanan wisnus ke Jawa Barat naik 1,03 persen (month to month).
Dibandingkan tahun lalu, jumlah wisnus periode Januari - Juli 2026 juga mengalami peningkatan yaitu 130,98 juta perjalanan. Sedangkan Januari sampai Juli 2025 hanya tercatat 124,86 juta perjalanan atau lebih rendah 4,90 persen.
Untuk daerah tujuan, Kabupaten Bogor masih menjadi favorit wisnus dengan capaian 15,97 persen. Melengkapi peringkat lima besar ada Kota Bandung (10,93 persen), Kota Bekasi (6,92 persen), Kabupaten Bekasi (6,50 persen), dan Kabupaten Bandung (6,23 persen).
Tak hanya wisnus, BPS juga mendata jumlah perjalanan wisatawan mancanegara (wisman). Pada Juli 2026, jumlah wisman yang masuk ke Jawa Barat melalui Bandara Internasional Kertajati hanya mencapai 232 orang. Angka tersebut menurun 51,36 persen dibanding bulan sebelumnya.
Sementara dari Kereta Cepat Whoosh, jumlah wisman yang datang ke Jawa Barat pada Juli 2026 mencapai 17.945 orang. Jumlahnya naik 0,38 persen dibanding Juni 2026 dan 6,94 persen dibanding Juli 2025.
Dari jumlah tersebut, 86,10 persen di antaranya masuk ke Jawa Barat melalui Stasiun Whoosh Padalarang. Sisanya 12,39 persen dari Stasiun Tegalluar, dan 1,51 persen dari Stasiun Karawang.
Meningkatnya jumlah perjalanan wisnus dan wisman tentunya memberikan pengaruh terhadap Tingkat Penghunian Kamar (TPK) Hotel Gabungan Bintang dan Nonbintang di Jawa Barat. Pada Juli 2026, TPK mencapai 40,58 persen, naik 0,14 poin dibandingkan TPK Juni 2026.
Penulis: Bagusthira Evan Pratama



