Hero section image background

Kementerian Pariwisata Luncurkan Buku Gastronomi 'Wisata Rasa di Bumi Pasundan'

Selasa, 21 Oktober 2025

Berita

1,1 rb

Postingan ini dilihat

0

Postingan ini dibagikan

Poster post Kementerian Pariwisata Luncurkan Buku Gastronomi 'Wisata Rasa di Bumi Pasundan'

BANDUNG - Menteri Pariwisata (Menpar RI) Widiyanti Putri Wardhana meluncurkan buku pola perjalanan gastronomi berjudul 'Wisata Rasa di Bumi Pasundan'. Kegiatan diselenggarakan di Hummingbird Eatery & Space, Kota Bandung, Minggu 19 Oktober 2025.

Menurut Menpar RI, buku ini dapat menjadi panduan praktis bagi para pelaku wisata, tour operator, travel agent, serta masyarakat dalam merancang pola perjalanan wisata rasa yang otentik, berkarakter lokal, serta berdaya saing global. Diharapkan buku ini bisa memperkuat pengembangan produk wisata tematik berbasis kekayaan kuliner Nusantara khususnya di Jawa Barat.

"Buku Wisata Rasa di Bumi Pasundan menyajikan kumpulan data atau lokasi yang telah dikurasi dari sisi pengalaman berwisata gastronomi. Buku ini menyajikan panduan yang memungkinkan wisatawan menikmati wisata rasa otentik sekaligus berkelanjutan Jawa Barat," kata Menpar RI.

Penyusunan buku ini merupakan hasil kolaborasi lintas sektor antara pemerintah daerah, pelaku industri, komunitas gastronomi, akademisi, dan konsultan kreatif. Peluncuran buku tersebut sejalan dengan program quality tourism atau pariwisata naik kelas yang menjadi fokus Kementerian Pariwisata melalui pengembangan gastronomi dan juga wellness serta wisata bahari.

"Pengembangan wisata gastronomi tidak hanya berfokus pada kuliner sebagai produk, tetapi juga sebagai cerita dan pengalaman otentik yang memperkuat karakter destinasi Indonesia," ujar Menpar RI.

Pada kesempatan ini, hadir Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat Iendra Sofyan. Dirinya menyambut baik buku gastronomi ini sebagai upaya melestarikan dan memperkenalkan kuliner tradisional Jawa Barat secara lebih luas.

"Gastronomi berperan sebagai narator yang paling efektif yang bercerita tentang kesuburan alam Jawa Barat, baik tentang kearifan budaya sunda dan juga kreativitas anak negeri. Dengan menjadikan gastronomi sebagai bintang utama, kita tidak hanya menjual destinasi, tetapi sebuah pengalaman yang lengkap dan meninggalkan kenangan mendalam bagi wisatawan," ucapnya.

Dari ladang hingga meja makan (from farm to table), gastronomi berperan penting dalam menggerakkan ekonomi, membuka lapangan pekerjaan, dan meningkatkan pariwisata berbasis komunitas. Pendekatan ini memperkuat rantai nilai pariwisata untuk menarik lebih banyak wisatawan, baik dari dalam maupun luar negeri.

 

 

Foto: Kementerian Pariwisata

Penulis: Bagusthira Evan Pratama

Tags

  • pariwisata
  • pariwisatajabar
  • pariwisatajawabarat
  • wisata
  • wisatajabar
  • wisatajawabarat
  • bandung
  • disparbudjabar
  • iendrasofyan
  • kemenpar