Hero section image background

Kunci Sukses Provinsi Jawa Barat Raih Penghargaan Wisata Ramah Muslim

Rabu, 1 Juli 2026

Berita

1,7 rb

Postingan ini dilihat

1

Postingan ini dibagikan

Poster post Kunci Sukses Provinsi Jawa Barat Raih Penghargaan Wisata Ramah Muslim

BANDUNG - Provinsi Jawa Barat baru saja dianugerahi penghargaan Most Promising Muslim-Friendly Region of The Year. Penghargaan tersebut diberikan kepada wilayah dalam negara anggota Organisasi Kerjasama Islam (OIC) yang menunjukkan perkembangan paling menjanjikan terhadap pembangunan ekosistem wisata ramah Muslim berstandar internasional.

Keberhasilan ini tak serta merta didapatkan begitu saja. Proses panjang dilakukan Pemprov Jabar dengan melibatkan pelaku industri pariwisata untuk membangun kawasan ramah Muslim yang sesuai standarisasi.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat Iendra Sofyan dalam wawancaranya bersama TVRI, Selasa 30 Juni 2026. Menurutnya ada sejumlah strategi yang diterapkan sehingga akhirnya wisata ramah Muslim di Jawa Barat diakui secara internasional.

"Kuncinya adalah, yang pertama itu kebijakan atau regulasi. Kita mendorong kesiapan industri pariwisata seperti hotel, restoran, cafe, dan lain sebagainya untuk mendukung standarisasi wisata ramah Muslim. Kemudian kami melakukan pemetaan, mana saja yang sudah dan belum memenuhi standarisasi tersebut. Selanjutnya melakukan promosi yang besar, baik dari kami di pemerintahan, dari pelaku usaha, atau wisatawan secara individu," kata Kadisparbud Jabar.

"Potensi wisatawan Muslim di Jawa Barat sangat besar. Sebab di Jawa Barat sendiri mayoritas penduduknya adalah Muslim. Selain itu, wisatawan asing yang berkunjung ke Jawa Barat dari Malaysia, Singapura, atau negara-negara Timur Tengah juga banyak yang Muslim. Dari data tersebut, kami terus mendorong pelaku usaha untuk memenuhi sarana prasarana yang aman dan nyaman, agar mereka mendapatkan kenikmatan atau kebahagiaan ketika berkunjung ke Jawa Barat," jelasnya.

Selain standarisasi sarana prasarana, pemenuhan sertifikasi halal juga dilakukan secara gencar. Tujuannya untuk menumbuhkan rasa kepercayaan wisatawan Muslim yang berpergian di Jawa Barat.

"Yang tidak kalah penting adalah sertifikasi halal. Sertifikasi ini bukan sekadar label, tapi juga dilihat dari jaminan proses, bahan baku, dan pengelolaan yang sesuai stadar. Ini terus kami dorong agar produk makanan, minuman, dan produk-produk lainnya yang bersifat ekonomi kreatif bisa dipastikan halal karena sudah tersertifikasi," ucap Kadisparbud.

Sebelum diakui secara internasional, Jawa Barat lebih dulu mendapatkan penghargaan Indonesia Muslim Travel Index (IMTI) 2025. Penghargaan tersebut diserahkan Menteri Pariwisata RI Widiyanti Putri Wardhana atas pencapaian Jabar memenuhi empat kategori penilaian ramah Muslim yakni akses (access), komunikasi (communication), lingkungan (environment), dan pelayanan (services). 

Penulis: Bagusthira Evan Pratama

Tags

  • pariwisataramahmuslim
  • pariwisata
  • pariwisatajabar
  • pariwisatajawabarat
  • wisata
  • wisatajawabarat
  • wisatajabar