Hero section image background

Rilis Data Statistik Pariwisata

Rilis Data Statistik Pariwisata Jawa Barat disajikan setiap bulan untuk memberikan gambaran terkini mengenai perkembangan sektor pariwisata. Data meliputi jumlah kunjungan wisatawan nusantara (wisnus) dan wisatawan mancanegara (wisman), tingkat hunian hotel, rata-rata lama menginap, serta pergerakan wisatawan

Statistik Perjalanan Wisatawan Nusantara Bulan Februari Tahun 2026

 

 

Pada Februari 2026, jumlah perjalanan Wisatawan Nusantara (Wisnus) tercatat sebanyak 91,13 juta perjalanan. Angka ini menunjukkan pertumbuhan tipis sebesar 0,70% dibandingkan dengan Februari 2025 (YoY), namun mengalami penurunan sebesar 10,69% dibandingkan dengan Januari 2026. Penurunan bulanan ini merupakan pola musiman yang wajar terjadi pasca-puncak libur awal tahun, di mana aktivitas perjalanan domestik kembali menuju level stabil.

 

Dilihat dari provinsi asal wisatawan, perjalanan terbanyak masih berasal dari Jawa Barat (16,17 juta perjalanan), diikuti oleh Jawa Timur (15,52 juta perjalanan) dan Jawa Tengah (10,96 juta perjalanan). Sementara itu, untuk provinsi tujuan utama perjalanan, Jawa Timur menempati urutan pertama dengan 16,12 juta perjalanan, disusul oleh Jawa Barat (15,67 juta perjalanan) dan Jawa Tengah (11,30 juta perjalanan). Secara kumulatif, total perjalanan Wisnus selama periode Januari hingga Februari 2026 telah mencapai 193,17 juta perjalanan.

 

Sumber : https://kemenpar.go.id/statistik-wisatawan-nusantara/statistik-perjalanan-wisatawan-nusantara-bulan-februari-tahun-2026

 

 

Perkembangan Wisman, Wisnus, dan Tingkat Hunian Hotel di Jawa Barat, Bulan Februari 2026

 

 

 

 

Pada Februari 2026, jumlah kunjungan Wisatawan Mancanegara (Wisman) tercatat sebanyak 162 kunjungan, mengalami penurunan sebesar 9,50% dibandingkan Januari 2026. Wisatawan asal Singapura menjadi kontributor terbesar dengan 84 kunjungan, disusul oleh Tiongkok (9), Malaysia (4), dan Jepang (3).

 

Sementara itu, performa hotel klasifikasi bintang di Jawa Barat menunjukkan Rata-rata Lama Menginap (RLM) sebesar 1,47 malam (naik 0,09 poin secara m-to-m). Namun, Tingkat Penghunian Kamar (TPK) tercatat sebesar 41,07%, mengalami penurunan signifikan sebesar 6,33 poin dibandingkan bulan sebelumnya.

 

 

 

 

 

 

 

Pada Februari 2026, jumlah kunjungan Wisatawan Mancanegara (Wisman) melalui Bandara Kertajati Majalengka tercatat sebanyak 162 kunjungan, menunjukkan tren penurunan berturut-turut sejak Desember 2025. Sementara itu, jumlah perjalanan Wisatawan Nusantara (Wisnus) ke Jawa Barat mencapai 15,67 juta perjalanan, mengalami penurunan dibandingkan bulan Januari (18,38 juta).

 

Dilihat dari sebaran wilayah di Jawa Barat, Kabupaten Bogor menjadi destinasi utama dengan 2,44 juta perjalanan, diikuti oleh Kota Bandung (1,83 juta) dan Kota Bekasi (1,19 juta). Tiga wilayah lainnya yang melengkapi daftar destinasi favorit adalah Kabupaten Bekasi, Kota Depok, dan Kabupaten Bandung.

 

 

Sumber : https://jabar.bps.go.id/id/pressrelease/2026/04/01/1274/wisman-yang-datang-langsung-ke-jawa-barat-melalui-bandara-kertajati-pada-februari-2026-tercatat-sebanyak-162-kunjungan-.html

 

 

Data Kunjungan Wisman & Wisnus di Jawa Barat, Bulan Februari 2026

 

 

 

Berdasarkan data kunjungan pada bulan Februaritotal kunjungan ke Daya Tarik Wisata (DTW) tercatat sebanyak 2.533.226 kunjungan. Jumlah tersebut didominasi oleh Wisatawan Nusantara (Wisnus) sebanyak 2.513.733, sementara Wisatawan Mancanegara (Wisman) berkontribusi sebanyak 19.493 kunjungan. Di sisi lain, total Kunjungan ke Akomodasi tercatat sebanyak 14.893 kunjungan. Sejalan dengan tren di DTW, proporsi terbesar berasal dari Wisnus dengan jumlah 14.083 kunjungan, sedangkan untuk kunjungan Wisman pada sektor akomodasi tercatat sebanyak 810 kunjungan.

 

 

NOTE : Pendataan kunjungan wisatawan di Jawa Barat ini dilakukan secara real time pada periode bulan Januari Tahun 2026 melalui aplikasi Siparbud Jabar dengan sistem QR Code. Dengan sumber data dari 54 daya tarik wisata, 54 akomodasi, dan 27 desa wisata yang tersebar di seluruh 27 kabupaten/kota di Jawa Barat.

 

Sumber : Program Qinanti aplikasi siparbud jabar