Hero section image background

Menyusuri Situs Cibalay Bogor, Jejak Peradaban Prasejarah di Lereng Gunung Salak

Senin, 26 Januari 2026

Artikel

3,2 rb

Postingan ini dilihat

6

Postingan ini dibagikan

Poster post Menyusuri Situs Cibalay Bogor, Jejak Peradaban Prasejarah di Lereng Gunung Salak

Situs Cibalay di Kabupaten Bogor menyimpan kisah panjang tentang kehidupan manusia prasejarah di Jawa Barat. Berada di kaki Gunung Salak tepatnya Desa Tapos I, Kecamatan Tenjolaya, situs ini dikenal sebagai salah satu peninggalan budaya megalitik yang masih terjaga sampai sekarang.

Situs Cibalay, atau juga dikenal Arca Domas Cibalay, bukanlah sekadar tumpukan batu-batu besar. Situs ini seolah berperan sebagai saksi bisu dari cara manusia purba memahami alam, leluhur, dan nilai-nilai spiritualitas.

Di kawasan situs, pengunjung akan menemukan susunan menhir, punden berundak, batu datar, hingga batu bergores yang tersusun dalam beberapa titik. Nama-nama seperti Bale Kambang, Pasir Manggis, Endong Kasang, dan Arca Domas menandai area-area penting yang diyakini memiliki fungsi ritual serta sosial pada masanya.

"Kita tidak ingin situs ini hanya dijaga, tetapi juga dibina dan dikembangkan. Ke depan, kawasan ini berpotensi menjadi objek wisata budaya, wisata sejarah, bahkan wisata religi, yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar tanpa menghilangkan nilai dan keasliannya," kata Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon saat mengunjungi Situs Cibalay beberapa waktu lalu.

Situs Cibalay Kabupaten Bogor (Foto: National Geographic)
Situs Cibalay Kabupaten Bogor (Foto: National Geographic)

 

Letaknya yang berada di kawasan hutan, seolah memberikan nuansa alami sekaligus sakral bagi para pengunjung. Pepohonan besar yang mengelilingi situs menambah kesan magis di area ini. Masyarakat di sekitar situs pun masih memegang nilai-nilai kearifan lokal dalam menjaga peninggalan. Termasuk pantangan dan aturan yang tidak tertulis saat memasuki area tertentu.

Hingga kini, Situs Cibalay masih menjadi objek penelitian arkeolog dan sejarawan. Banyak bagian situs yang diyakini belum sepenuhnya terungkap. Di sisi lain, masyarakat sekitar juga memegang peran penting sebagai penjaga tradisi dan kelestarian kawasan.

"Kita akan mendorong penelitian lebih lanjut untuk mengkaji anomali-anomali yang ada, sehingga kita bisa mengetahui jejak peradaban yang cukup panjang di kawasan ini. Perkiraan awal menunjukkan bahwa wilayah situs ini berasal dari sekitar 2.000 hingga 3.000 tahun yang lalu, meskipun masih memerlukan pengujian ilmiah untuk memastikan usianya," ungkap Menbud RI.

 

Foto: sentul.city

Penulis: Bagusthira Evan Pratama

Tags

  • budaya
  • budayajabar
  • budayajawabarat
  • kebudayaan
  • kebudayaanjabar
  • bogor
  • pemprovjabar