
KUNINGAN - Tour de Linggartjati kembali diselenggarakan tahun ini. Bertempat di Kabupaten Kuningan, event yang sudah 'mendunia' tersebut akan digelar pada 13-14 September 2025.
Ini menjadi kedelapan kalinya Tour de Linggartjati dilaksanakan. Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, kali ini kegiatan mendapat animo besar dari masyarakat khususnya pecinta olahraga sepeda. Tak hanya dari Jawa Barat, peserta juga berasal dari berbagai wilayah di Indonesia hingga luar negeri.
Awalnya Tour de Linggarjati hanya sekadar event lokal yang digagas oleh Pemerintah Kabupaten Kuningan. Ide mengadakan kegiatan terinspirasi dari Tour de Singkarak yang digelar rutin di Provinsi Sumatera Barat.
Ketua Pelaksana Tour de Linggarjati 2025 Yanuar Firdaus mengatakan, tujuan diadakan kegiatan ini tak hanya untuk mewadahi para pecinta olahraga sepeda. Lebih dari itu, ini juga menjadi momentum untuk mengangkat pariwisata Kuningan serta membantu pergerakan ekonomi warga Kuningan.
"Ini adalah cara kami memperkenalkan potensi wisata, budaya, dan produk lokal Kuningan ke tingkat nasional bahkan internasional," ucapnya dilansir situs resmi Pemkab Kuningan.
Menurut laporan panitia, sejumlah klub sepeda dari berbagai wilayah Indonesia sudah menyatakan kesiapannya untuk berpartisipasi. Bahkan ada peserta dari Australia, Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam yang telah mendaftarkan diri.
Rangkaian acara akan dimulai pada 12 September dengan agenda registrasi peserta, pemeriksaan kesehatan atlet, technical meeting, dan welcoming party yang digelar untuk menyambut kontingen dari berbagai daerah. Di hari berikutnya, digelar Individual Road Race (IRR) dengan titik start dan finish yang berada di depan Masjid Syiarul Islam. Para peserta akan menempuh rute dengan tingkat kesulitan berbeda-beda, mulai dari 30,7 kilometer hingga 111 kilometer, tergantung kategori lomba, termasuk untuk kelas elite nasional dan internasional.
Masyarakat umum juga diajak berpartisipasi melalui kegiatan Fun Bike sejauh 20,8 kilometer yang akan dilaksanakan Minggu 14 September 2025. Kegiatan tersebut dibuka untuk siapa saja, baik komunitas sepeda lokal, pelajar, ASN, dan lain-lain.
Tour de Linggarjati juga dimeriahkan dengan Gelar Budaya yang diadakan di area Taman Kota Kuningan. Warga akan disuguhi berbagai penampilan seni tradisional. Hal tersebut merupakan komitmen dalam upaya melestarikan seni budaya daerah serta kearifan lokal.
Selain itu panitia juga menyediakan bazar UMKM yang menampilkan produk-produk unggulan masyarakat. Untuk kegiatan sosial, tersedia layanan donor darah dan aksi kolaboratif lainnya yang melibatkan partisipasi masyarakat.
Penulis: Bagusthira Evan Pratama



