Hero section image background

Cirebon Mask Festival 2026 Hadirkan Tradisi Topeng dari 5 Negara

Rabu, 14 Oktober 2026

Berita

209

Postingan ini dilihat

1

Postingan ini dibagikan

Poster post Cirebon Mask Festival 2026 Hadirkan Tradisi Topeng dari 5 Negara

CIREBON - Tari Topeng menjadi salah satu kesenian yang melekat dengan warga Cirebon. Secara turun temurun, kesenian ini telah diwariskan dari generasi ke generasi sehingga lahirlah beragam inovasi kegiatan dengan tujuan melestarikannya.

Salah satu upaya dilakukan oleh Pemerintah Daerah Kota Cirebon melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata. Berkolaborasi dengan sejumlah komunitas, Disbudpar Kota Cirebon menggelar Cirebon Mask Festival pada 15–16 November 2026 di Balai Kota Cirebon.

"Kota Cirebon memiliki kekayaan budaya, kuliner, dan pariwisata yang luar biasa. Cirebon Mask Festival 2026 yang diinisiasi oleh Pemerintah Daerah Kota Cirebon melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata hadir sebagai ruang kolaborasi untuk mengangkat potensi tersebut sekaligus memperkuat ekosistem pariwisata, ekonomi kreatif, dan industri hospitality di Kota Cirebon," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Cirebon Agus Sukmanjaya.

Uniknya, kegiatan ini tak hanya menghadirkan seni dan tradisi topeng dari wilayah Cirebon saja. Nantiya akan ada berbagai kesenian topeng dari lima negara yaitu Malaysia, Singapura, Korea Selatan, Ekuador dan Jerman.

Event yang sudah memasuki tahun ketiga ini sekaligus untuk memperingati Hari Museum Nasional 2026 serta perayaan ulang tahun Museum Topeng Cirebon. Nantinya pelaksanaan Cirebon Mask Festival 2026 akan melibatkan para pelaku seni dan pelestari Topeng Cirebon, mulai dari dalang, nayaga, pengrajin topeng, penari, hingga penjahit kostum. Diharapkan kegiatan ini dapat menjadi ruang belajar serta sarana mengenali seni budaya leluhur di tengah pesatnya perkembangan zaman.

Semangat melestarikan seni topeng juga mempertemukan Cirebon Mask Festival dengan International Mask Festival (IMF) dari Solo, Jawa Tengah. Alih-alih berjalan sendiri, Cirebon Mask Festival memilih untuk berkolaborasi dengan International Mask Festival. Tujuannya agar visi misi kedua festival ini semakin kuat, sekaligus membuka jalan bagi pertemuan budaya Solo, Cirebon, dan dunia.

Selain itu, kolaborasi juga dilakukan dengan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Cirebon. Melalui kolaborasi ini, diharapkan semakin banyak yang terlibat dan menyukseskan kegiatan akbar nanti.

"Sebagai wujud kolaborasi antara PHRI Kota Cirebon dan Pemkot Cirebon, kami mengajak perusahaan, brand, institusi, komunitas, serta para mitra untuk mengambil bagian dalam perjalanan festival ini. Dukungan yang diberikan bukan sekadar sponsorship, melainkan investasi bersama untuk memperkuat identitas daerah, menghidupkan ekonomi lokal, dan membawa budaya Cirebon ke panggung internasional," ucap Ketua PHRI Kota Cirebon Imam Reza Hakiki.

Selain menyaksikan pertunjukan seni topeng dari berbagai daerah, nantinya pengunjung juga bisa berinteraksi dan menjadi bagian dari perayaan budaya tersebut. Kemeriahan akan terasa lengkap dengan hadirnya pasar seni, kuliner, kirab budaya, dialog budaya, workshop ekraf, lomba, gala dinner, dan lain-lain.

Penulis: Bagusthira Evan Pratama

Tags

  • budaya
  • budayajabar
  • budayajawabarat
  • kebudayaan