Hero section image background

Dikunjungi SBY untuk Melukis, Ada Apa Saja di Taman Hutan Raya Bandung?

Minggu, 18 Oktober 2026

Artikel

5

Postingan ini dilihat

1

Postingan ini dibagikan

Poster post Dikunjungi SBY untuk Melukis, Ada Apa Saja di Taman Hutan Raya Bandung?

Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda (Tahura Djuanda) Bandung sempat menjadi sorotan. Pasalnya pada Jumat 16 Oktober 2026 lalu, mantan presiden Susilo Bambang Yuhoyono berkunjung ke sana untuk menekuni salah satu hobinya yakni melukis pemandangan alam.

Selama kurang lebih dua jam, SBY menggoreskan beragam warna ke atas kain kanvas, ditemani udara segar, suara burung, dan rindangnya pepohonan. Kegiatan tersebut kemudian ramai diperbincangkan, bahkan sempat menjadi trending topic di beberapa media sosial.

Banyak yang menganggap, suasana di Tahura memang begitu menenangkan. Tak heran, kawasan yang diresmikan pada 14 Januari 1985 tersebut masih menjadi salah satu destinasi favorit yang ada di wilayah Bandung.

Lantas, ada saja di dalam Tahura? Berikut ulasan singkatnya;

1. Hutan Lindung
Secara keseluruhan, luas Tahura mencapai 590 hektar. Di dalamnya terdapat hutan lindung yang dihuni beragam jenis flora serta fauna.

Menurut sejarah, kawasan hutan lindung ini sudah didirikan sejak zaman Pemerintahan Hindia Belanda. Keberadaan hutan ini tentunya bagaikan 'oase' di tengah padatnya Kota Bandung.

2. Gua Belanda dan Gua Jepang
Gua Belanda menjadi salah satu peninggalan bersejarah yang ada di Tahura. Namun ini bukanlah gua alami, melainkan lorong yang sengaja dibangun untuk difungsikan sebagai saluran air.

Menurut beberapa catatan sejarah, gua tersebut dibuat pada 1901 silam. Fungsinya sempat berubah, dari saluran air menjadi markas militer, gudang logistik strategis, serta pusat komunikasi radio rahasia.

Setelahnya ada Gua Jepang yang dibangun pada 1942. Bedanya, Gua Jepang dibuat sebagai area melindungi dan mempertahankan diri dari serangan musuh. Rumornya gua ini belum sepenuhnya selesai dibangun karena Jepang sudah terlanjur kalah perang sehingga dipaksa meninggalkan Indonesia.

3. Air Terjun
Di Tahura ada sejumlah air terjun (curug), baik yang berukuran tinggi sampai yang rendah. Salah satunya adalah Curug Omas (ketinggian sekitar 30-35 meter) yang berada di aliran Sungai Cigulung dan Sungai Cikawari.

Tepat di titik sambung area Tahura dengan kawasan komersial Maribaya Natural Hot Spring, terdapat beberapa rangkaian air terjun kecil yang terintegrasi dan dialiri dari sungai yang sama yakni Curug Cigulung, Curug Cikawari, Curug Lalay, serta Curug Cikoleang.

4. Penangkaran Rusa
Penangkaran Rusa merupakan salah satu objek wisata edukasi populer di kawasan Tahura. Area penangkaran ini dirancang khusus berupa padang rumput dan hutan semi-alami yang ramah satwa agar kawanan rusa dapat bergerak bebas seperti di alam liar.

5. Area Olahraga dan Taman Bermain Anak
Di Tahura juga terdapat jalur pedestrian yang biasa dimanfaatkan masyarakat untuk berolahraga. Selain itu fasilitas Tahura juga dilengkapi area bermain yang ditujukan untuk pengunjung anak-anak.

 

 

Foto: Dok. Tahura

Penulis: Bagusthira Evan Pratama

Tags

  • pariwisata
  • pariwisatajabar
  • pariwisatajawabarat
  • wisatajabar
  • wisata
  • wisatajawabarat
  • bandung