Enter your keyword

Setelah New York, Tim Muhibah Angklung Sukses Tampil Memukau di Kota Washington

Setelah New York, Tim Muhibah Angklung Sukses Tampil Memukau di Kota Washington

WASHINGTON DC ā€“ Tim Muhibah Angklung berhasil tampil memukau di Kota Washington DC, Amerika Serikat. Setelah menghibur masyarakat di Times Squre, New York, Rabu 6 Juli 2022 lalu, Tim Muhibah Angklung berkesempatan memperlihatkan seni Jawa Barat di museum terbesar dunia, The Smithsonian.

Kegiatan tersebut diselenggarakan pada 8 dan 9 Juli 2022 lalu. Beberapa lagu dibawakan oleh Tim Muhibah Angklung antara lain “Jali-jali” dari Jakarta, “Janger” dari Bali, dan “Yamko Rambe Yamko” dari Papua.

“Ini tempat yang sangat prestisius, antriannya bisa satu sampai dua tahun untuk bisa tampil di Smithsonian,” kata Prof. Popy Rufaidah, Atase Pendidikan dan Kebudayaan pada Kedutaan Besar RI di Washington DC.

“Selamat kepada Tim Muhibah Angklung yang didukung oleh Provinsi Jawa Bawat, Gubernur Bapak Ridwan Kamil, dan mitra-mitra lainnya yang telah menghadiri Tim Muhibah Angklung di Amerika Serikat,” tambahnya.

Nantinya ada dua acara besar yang bakal diikuti Tim Muhibah Angklung yaitu Magic Valley Folk Festival di Burley (18-23 Juli 2022) serta World Folkfest di Springville (25-31 Juli 2022). Namun sebelumnya, mereka akan berkeliling ke sejumlah kota untuk membawa misi memperkenalkan budaya Jawa Barat ke kancah internasional.

Bagi Tim Muhibah Angklung, seharusnya keberangkatan mereka dijadwalkan berjalan pada 2020 lalu. Tapi sayang, kegiatan tertunda akibat pandemi Covid-19.

Meski demikian, hal itu tidak menyurutkan semangat seluruh anggota Tim Muhibah Angklung. Penampilan mereka bahkan turut dipuji dan diapresiasi oleh Duta Besar Republik Indonesia untuk Amerika Serikat, Rosan Perkasa Roeslani beserta jajarannya.

“Diplomasi Kebudayaan yang dilaksanakan KBRI Washington DC memperkuat hubungan Indonesia dan Amerika Serikat, khususnya melalui penampilan Tim Muhibah Angklung menjadi lebih spesial,” ungkap Dubes Rosan Perkasa.

Dok foto: instagram @indonesiaindc