Enter your keyword

Disparbud Jabar Resmi Melepas Peserta Muhibah Budaya Jalur Rempah 2022

Disparbud Jabar Resmi Melepas Peserta Muhibah Budaya Jalur Rempah 2022

BANDUNG – Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan resmi melepas para peserta yang mengikuti kegiatan Muhibah Budaya Jalur Rempah. Acara pelepasan dilakukan di Gedung Disparbud Jabar, Jumat 3 Juni 2022.

Kegiatan yang digagas Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) RI ini ditujukan untuk napak tilas Jalur Rempah Nusantara. Selain itu ada misi memperkenalkan budaya asal serta mengekspose budaya-budaya dari tempat yang disinggahi. Dari sekian banyak peserta, akhirnya terpilih 5 pemuda asal Jawa Barat yaitu Bintang Antasari Pratama, Pajar Pamungkas, Muhamad Noval Karom, Amos, dan Wiwi Suratmi.

“Ini merupakan sebuah kesempatan yang sangat luar biasa. Ini merupakan peluang yang cukup besar dan pengalaman yang berharga,” ucap Kadisparbud Jabar, Benny Bachtiar.

Para peserta akan mengarungi lautan dengan Kapal Republik Indonesia (KRI) Dewaruci. Kegiatan ini dimulai dari 1 Juni dan berakhir 2 Juli 2022 mendatang.

“Mudah-mudahan melalui program ini wawasan kebangsaan menjadi kuat kembali dan bisa menanamkan cinta tanah air yang lebih besar. Saya sangat yakin Kemendikbud membuat program ini dengan alasan yang penting untuk membangun rasa cinta Tanah Air. Mohon dipahami dengan betul dan yang 5 orang ini ke depannya menjadi duta untuk memberikan pemahaman kepada rekan-rekannya bagaimana membangun sebuah kebersamaan,” ujar Kadisparbud.

Selama pelayaran, rute yang ditempuh yaitu Surabaya, Makassar, Baubau-Buton, Ternate-Tidore, Banda, dan Kupang. Nantinya akan ada peserta yang melakukan pertukaran di beberapa titik lokasi.

“Kami sangat bangga dan bahagia sekali. Ini bukti bahwa anak muda Jawa Barat bisa berprestasi di Indonesia. Kami sangat bangga sekali bisa berjejaring dan menaiki KRI Dewaruci. Ini adalah kali pertama kita menginjakkan kaki di KRI Dewaruci untuk keliling Idonesia,” kata salah satu peserta, Muhamad Noval Karom.

“Misi kami untuk mengenalkan kebudayaan dan rempah-rempah Jawa Barat. Selainitu saya juga fokus di bidang seni budaya. Saya akan mengangkat rempah-rempah dan budaya Jawa Barat dengan berkesenian seperti halnya teater sastra,” tuturnya.