Enter your keyword

Resmikan Hotel di Bandung, Menparekraf: Ini Momen Tepat Investasi untuk Pariwisata

Resmikan Hotel di Bandung, Menparekraf: Ini Momen Tepat Investasi untuk Pariwisata

BANDUNG – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI Sandiaga Uno meresmikan Hotel Moritz Smart di Kota Bandung, Minggu 19 Juni 2022. Menparekraf yang dalam kegiatan ini didampingi Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat Benny Bachtiar mengapresiasi kegiatan tersebut karena menjadi salah satu tanda bangkitnya geliat ekonomi pariwisata pasca pandemi.

“Hari ini saya mengapresiasi Moritz Group yang membuka hotel ke-4. Ini menunjukan bahwa niat berinvestasi dan ajakan dari Kemenparekraf untuk membangun tatanan ekonomi baru disambut dengan baik. Bukan hanya investasi hotel, tapi smart hotel yang menggunakan teknologi baik dari tamu datang, tinggal, berkegiatan, sampai tamu pulang,” ucapnya.

Menparekraf tak lupa memberi arahan kepada pejabat daerah untuk terus berkolaborasi terkait pengembangan investasi. Sebab menurut Menparekraf, ini momen yang tepat dalam menggeliatkan kembali industri pariwisata.

“Saya memberikan guidance kepada Pak Benny Bachtiar dan Bu Kenny Dewi Kaniasari (Kadisbudpar Kota Bandung) sebagai pemangku kepentingan di Provinsi Jawa Barat dan di Kota Bandung, bahwa ini adalah sebuah tatanan baru di mana investasi-investasi bermunculan menciptakan lapangan kerja dengan pendekatan Recover Together, Recover Stronger, dan juga Recover Better,” ujar Menparekraf.

“Saya melihat dari tingkat kesiapan industri kita dalam menerapkan kenormalan baru ini sangat cepat beradaptasi, berinovasi, dan berkolaborasi. Jadi mungkin hari ini pertama kalinya saya akan memberikan arahan, mungkin bisa mencapai angka yang di atas dan seandainya perlu direvisi akan saya berikan supaya ini menjadi tuntunan bagi para pelaku industri untuk melakukan investasi,” tambahnya.

Dalam kegiatan ini juga hadir sejumlah pejabat seperti Deputi investasi Kemenparekraf RI Henky Manurung, Kadisbudpar Kota Bandung Kenny Dewi Kaniasari, Ketua Umum PHRI Hariyadi Sukamdani, serta Ketua Umum PHRI Jabar Herman Muchtar.